Prabowo: Aksi Massa Mengarah ke Makar dan Terorisme, TNI-Polri Siap Bertindak Tegas

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto saat menyampaikan keterangan bersama delapan pimpinan partai politik dan Ketua MPR/DPR di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (31/8/2025) (ANTARA/Andi Firdaus)

Presiden RI Prabowo Subianto saat menyampaikan keterangan bersama delapan pimpinan partai politik dan Ketua MPR/DPR di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (31/8/2025) (ANTARA/Andi Firdaus)

1TULAH.COM-Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan peringatan keras yang mengguncang panggung politik nasional. Di tengah gelombang aksi massa yang terus bergulir, Prabowo menyebut adanya indikasi tindakan di luar hukum yang tidak hanya anarkis, tetapi juga mengarah pada upaya makar dan terorisme.

Pernyataan serius ini disampaikan langsung dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu (31/8/2025). Keseriusan pemerintah dalam menyikapi situasi keamanan ini dipertegas dengan kehadiran jajaran elite politik paling berpengaruh di Indonesia.

Terlihat mendampingi Prabowo antara lain Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, serta sejumlah ketua umum partai besar seperti Golkar, NasDem, PKB, PAN, dan PKS. Kehadiran mereka seolah mengirim pesan kuat tentang kekompakan dan keseriusan negara dalam menghadapi potensi ancaman.

Baca Juga :  Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha

Pintu Demokrasi Tetap Terbuka, Aksi Anarkis Ditindak Tegas

Menindaklanjuti sinyal bahaya tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi sedikit pun terhadap aksi anarkis yang merusak fasilitas umum dan merugikan masyarakat luas. Ia secara spesifik telah memerintahkan Polri dan TNI untuk mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap segala bentuk perusakan.

“Sekali lagi, aspirasi murni harus dihormati. Hak untuk berkumpul secara damai harus dilindungi. Namun, tidak dapat dipungkiri adanya gejala tindakan di luar hukum, bahkan yang mengarah kepada makar dan terorisme,” tegas Prabowo.

Meski demikian, Prabowo memastikan bahwa ruang demokrasi tidak akan dikebiri. Ia menjamin bahwa pintu untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional akan tetap dibuka selebar-lebarnya. Pemerintah, katanya, siap mendengar dan menindaklanjuti setiap masukan dari rakyat selama disampaikan dengan cara yang tertib.

Baca Juga :  KPK Dalami Keterlibatan Anggota BPK dalam Kasus Muara Enim

“Kepada seluruh masyarakat, silakan sampaikan aspirasi dengan baik dan damai. Kami pastikan akan didengar, dicatat, dan ditindaklanjuti,” tuturnya.

Pernyataan ini menandai titik balik penting dalam respons pemerintah terhadap gelombang protes. Di satu sisi, pemerintah menunjukkan komitmennya untuk melindungi hak berpendapat. Namun di sisi lain, pemerintah juga menegaskan batas tegas antara aksi demokrasi dan tindakan anarkis yang membahayakan stabilitas negara. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak
DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla
Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK
Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD
Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!
Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha
Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong: Ritual Tiwah adalah Benteng Pertahanan Budaya Dayak
Siap Gerakkan Ekonomi Desa, 30.000 Manajer Koperasi Merah Putih Mulai Ditugaskan Agustus 2026
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:36 WIB

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:29 WIB

DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:42 WIB

Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:45 WIB

Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:44 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong: Ritual Tiwah adalah Benteng Pertahanan Budaya Dayak

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:37 WIB

Siap Gerakkan Ekonomi Desa, 30.000 Manajer Koperasi Merah Putih Mulai Ditugaskan Agustus 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:16 WIB

Datangi Kejagung Hari Ini, Hotman Paris Seret Nama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Berita Terbaru