Polisi Periksa Kejiwaan Pelaku Teriak Ada Bom di Pesawat Lion Air

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pesawat Lion Air. Sumber foto : suara.com

Ilustrasi pesawat Lion Air. Sumber foto : suara.com

 

1TULAH.COM – Penyidik Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Polda Metro Jaya, berencana melakukan tes kejiwaan terhadap penumpang berinisial H (42) yang membuat gaduh dalam penerbangan Lion Air JT-308 rute Jakarta–Kualanamu dengan mengaku membawa bom.

Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol Ronald Sipayung, menyatakan pemeriksaan kejiwaan akan melibatkan tim ahli dari Rumah Sakit Polri guna memastikan kondisi psikologis tersangka serta mengungkap motif dari tindakan yang mengancam keselamatan penerbangan tersebut.

Ronald menambahkan, selain tes kejiwaan, penyidik juga telah melakukan pemeriksaan urine dan alkohol terhadap H, dengan hasil keduanya negatif.

Baca Juga :  Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak

Dalam proses penyidikan ini, pihak Polri juga bekerja sama dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di bawah koordinasi dan pengawasan kepolisian.

Atas perbuatannya, H resmi ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 437 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, dengan ancaman hukuman hingga delapan tahun penjara.

Insiden tersebut terjadi saat pesawat Lion Air Boeing 737-9 dengan registrasi PK-LRH, yang mengangkut 184 penumpang, sudah dalam posisi push back dan siap menuju taxiway.

Baca Juga :  Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Tersangka H menyampaikan adanya bom kepada awak kabin sebagai bentuk protes atas keterlambatan penerbangan.

Sesuai prosedur keselamatan, awak kabin menjalankan prosedur Return to Apron (RTA) untuk pemeriksaan keamanan. Hasil pemeriksaan tidak menemukan barang mencurigakan.

Penerbangan kemudian dilanjutkan dengan pesawat pengganti dan seluruh penumpang berhasil tiba di Bandara Kualanamu pada hari yang sama.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru