Prediksi Panas Kualifikasi Piala Dunia 2026: Jepang Bidik Kemenangan Sempurna Lawan Timnas Indonesia, Ada Celah di Pertahanan Samurai Biru?

- Jurnalis

Minggu, 8 Juni 2025 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu beri kabar baik untuk timnas Indonesia. (Instagram/@1hajimem)

Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu beri kabar baik untuk timnas Indonesia. (Instagram/@1hajimem)

1TULAH.COM-Laga penutup babak ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan mempertemukan Jepang vs Timnas Indonesia. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Suita City Football, Osaka, pada Selasa (10/6/2025).

Meskipun sudah memastikan tiket lolos ke babak selanjutnya dan menjadi juara Grup C, pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, menegaskan bahwa timnya akan tetap mengincar kemenangan meyakinkan di hadapan pendukung sendiri. Ini menjadi sinyal tegas bagi Timnas Indonesia yang sedang berjuang keras untuk meraih posisi runner-up grup.

Tekad Jepang untuk Bangkit Pasca Kekalahan Pertama

Jepang baru saja mengalami kekalahan mengejutkan 0-1 dari Australia di Perth pada Kamis (5/6/2025).

Kekalahan ini menjadi noda pertama bagi skuad asuhan Moriyasu setelah sebelumnya memiliki rekor sempurna di Grup C, tanpa kehilangan satu poin pun. Hasil minor tersebut tidak hanya menghentikan catatan impresif Jepang, tetapi juga menjadi tamparan keras bagi ambisi mereka dalam mempertahankan konsistensi di level Asia.

Meski demikian, Hajime Moriyasu menegaskan bahwa kekalahan itu tidak akan meredupkan semangat timnya. “Kami melakukan persiapan yang baik, jadi sangat mengecewakan hasilnya tidak sesuai harapan kami. Tidak peduli siapa yang bermain, tim nasional Jepang berjuang untuk menang,” ucap Moriyasu, dikutip dari situs resmi AFC pada Minggu (8/6/2025).

Moriyasu menekankan bahwa komitmen tim nasional Jepang untuk berjuang maksimal tidak akan berubah, terlepas dari siapa pun pemain yang diturunkan, termasuk jika ada rotasi dengan pemain muda atau pelapis. Kehadiran pemain bintang seperti Kaoru Mitoma, Ayase Ueda, dan Daizen Maeda dalam skuad tidak akan menjadi alasan untuk tampil di bawah performa terbaik. Jepang ingin menutup laga kandang dengan hasil positif, menghapus kekecewaan saat melawan Australia.

Baca Juga :  KPK Ungkap Realisasi Rp2,7 Miliar Bupati Tulungagung, Target Rp5 Miliar

Celah di Pertahanan Jepang: Peluang Emas bagi Timnas Indonesia?

Sikap tegas Moriyasu ini menjadi peringatan serius bagi Timnas Indonesia. Laga melawan Jepang menjadi penentu nasib Indonesia untuk bisa melangkah ke fase selanjutnya Kualifikasi Piala Dunia 2026. Secara di atas kertas, Jepang memang lebih diunggulkan, namun Timnas Indonesia memiliki motivasi tinggi untuk memberikan kejutan.

Menariknya, ada celah yang bisa dimanfaatkan oleh Timnas Indonesia. Jepang dipastikan akan kehilangan dua pilar penting di lini belakang, yaitu Tsuyoshi Watanabe dan Koki Machida. Kedua bek tengah tersebut mengalami cedera dalam pertandingan melawan Australia dan tidak akan bisa tampil saat menghadapi Indonesia.

Lebih lanjut, Moriyasu memutuskan untuk tidak memanggil pemain pengganti, yang berarti akan ada perubahan formasi atau komposisi pemain di sektor pertahanan Jepang. Kondisi ini secara tidak langsung membuka peluang bagi Indonesia untuk mencari celah dan mengeksploitasi pertahanan Jepang yang kemungkinan akan sedikit berbeda dari biasanya.

Baca Juga :  Iran Peringatkan AS! 'Nikmati Harga Bensin Sekarang Sebelum Blokade Mengubah Segalanya'

Misi Gengsi dan Pembuktian Karakter

Meski ada celah, Timnas Garuda tetap perlu mewaspadai semangat kebangkitan yang ingin ditunjukkan tuan rumah. Jepang memiliki tradisi kuat dalam menjaga performa konsisten, bahkan saat bermain dengan banyak pemain muda.

Secara historis, Jepang merupakan kekuatan besar di sepak bola Asia dan telah tampil reguler di Piala Dunia sejak 1998, dikenal dengan sistem pembinaan pemain muda yang kuat serta filosofi bermain yang mengutamakan kecepatan dan efisiensi. Di sisi lain, Indonesia masih dalam tahap pembangunan fondasi untuk mencapai level kompetitif yang lebih tinggi.

Pertemuan ini bukan hanya soal gengsi, tetapi juga tentang pembuktian karakter. Jepang ingin menghapus kekecewaan pasca-kekalahan dari Australia, sementara Indonesia mengincar hasil positif untuk menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.

Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung dalam intensitas tinggi, terlebih karena menjadi laga terakhir dalam fase krusial kualifikasi. Dengan komposisi pemain yang mungkin berbeda dan motivasi tinggi dari kedua tim, duel Jepang vs Indonesia di Osaka menjadi pertandingan yang layak dinanti oleh pencinta sepak bola Asia.

Timnas Indonesia harus tampil tanpa celah jika ingin menahan dominasi Jepang yang ingin menutup perjalanan kualifikasi dengan kemenangan sempurna di kandang sendiri. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17 WIB

Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15 WIB

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Berita Terbaru