Erick Thohir: Pemotongan Anggaran Tidak Akan Berdampak pada Pengurangan Karyawan dan OB

- Jurnalis

Kamis, 13 Februari 2025 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri BUMN Erick Thohir

Menteri BUMN Erick Thohir

1TULAH.COM – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menegaskan bahwa tidak akan ada pengurangan jumlah pegawai di kementeriannya meskipun anggaran mengalami pemangkasan yang cukup besar.

Ia juga memastikan bahwa petugas keamanan (satpam) serta petugas operasional kebersihan (office boy) tetap dipertahankan dengan anggaran yang tersedia.

Dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR pada Kamis, 13 Februari 2025, Erick menyampaikan bahwa Kementerian BUMN tetap berkomitmen untuk menjaga fasilitas penunjang bagi pegawai.

Fasilitas tersebut mencakup klinik kesehatan serta tempat penitipan anak (daycare), yang dinilai penting untuk kesejahteraan pegawai.

Sebelumnya, anggaran awal Kementerian BUMN yang berjumlah Rp277,5 miliar mengalami pemangkasan menjadi Rp161,9 miliar.

Baca Juga :  Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi

Pemangkasan ini merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang berfokus pada efisiensi belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menanggapi kondisi tersebut, Erick mengusulkan pagu anggaran sebesar Rp215 miliar, yang menurutnya merupakan batas minimal agar operasional kementerian tetap berjalan optimal.

Sebagai langkah efisiensi, Kementerian BUMN telah melakukan pengurangan anggaran di berbagai sektor, di antaranya:

– Pemangkasan anggaran kendaraan dinas sebesar 66 persen, dengan penggunaan kendaraan listrik yang beralih ke hybrid demi efisiensi biaya.

Baca Juga :  Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

– Pengurangan anggaran perjalanan dinas hingga 54 persen.

– Pemotongan biaya pengawasan BUMN sebesar 50 persen.

– Pengurangan fasilitas teknologi informasi (IT) sebesar 41 persen.

– Pemangkasan anggaran untuk alat tulis kantor (ATK) hingga 90 persen.

– Pengurangan fasilitas pimpinan mencapai 70 persen.

– Penurunan anggaran untuk kegiatan rapat sebesar 43 persen.

– Efisiensi dalam penggunaan gedung hingga 39 persen.

– Penghapusan berbagai kegiatan seremonial yang dianggap tidak esensial.

Erick menegaskan bahwa seluruh langkah penghematan ini dilakukan agar kementeriannya tetap dapat menjalankan tugas secara efektif tanpa mengorbankan kesejahteraan pegawai.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Berita Terbaru