60 Tahun Berkontribusi di Dunia Berkambang, Pemerintah AS Hentikan Bantuan USAID: Apa Dampaknya?

- Jurnalis

Jumat, 7 Februari 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar - Presiden Ke-47 Amerika Serikat, Donald Trump, saat mengambil sumpah pelantikannya di Capitol Rotunda, Washington DC pada Selasa dini hari. (ANTARA/youtube@foxnews

Tangkapan layar - Presiden Ke-47 Amerika Serikat, Donald Trump, saat mengambil sumpah pelantikannya di Capitol Rotunda, Washington DC pada Selasa dini hari. (ANTARA/youtube@foxnews

1TULAH.COM-Rasa frustrasi memuncak di kalangan pendukung Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) setelah pemerintahan Trump secara tiba-tiba menarik hampir seluruh staf badan tersebut dari lapangan. Keputusan ini memicu gelombang protes di Washington dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan pekerja bantuan di berbagai negara yang bergantung pada program-program USAID.

Perintah yang dikeluarkan pada hari Selasa tersebut mengakhiri enam dekade keberadaan USAID yang berperan dalam pendidikan, pemberantasan epidemi, dan pembangunan global. Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyatakan bahwa keputusan ini bertujuan untuk menyusun kembali bantuan luar negeri agar lebih selaras dengan kepentingan nasional AS.

“Ini bukan tentang mengakhiri bantuan asing. Ini tentang menyusunnya dengan cara yang memajukan kepentingan nasional Amerika Serikat,” ujar Rubio saat berkunjung ke Guatemala.

Namun, banyak pihak menilai langkah ini sebagai tindakan gegabah yang dapat menimbulkan dampak besar. Di Washington, ratusan orang, termasuk anggota parlemen dari Partai Demokrat, berunjuk rasa di luar Capitol menentang pembubaran USAID.

Baca Juga :  Avia Masters Crash Game: Fast‑Paced Rides for Quick Wins

Perwakilan Demokrat California Sara Jacobs menyebut langkah ini ilegal, sementara Senator Maryland Chris Van Hollen menganggapnya sebagai bentuk tawar-menawar politik yang korup.

“Kami menyaksikan secara langsung tawar-menawar paling korup dalam sejarah Amerika,” ujarnya di hadapan para demonstran.

Krisis ini berdampak luas terhadap bantuan global. USAID telah memainkan peran penting dalam mendanai program kesehatan dan pembangunan di lebih dari 120 negara.

Pemberhentian massal staf USAID menyebabkan penghentian proyek-proyek bernilai miliaran dolar, termasuk program bantuan keamanan untuk Ukraina serta pendidikan bagi siswi di bawah kekuasaan Taliban di Afghanistan.

Kekhawatiran juga muncul di sektor kesehatan global. Jennifer Kates, direktur kebijakan kesehatan global di KFF, memperingatkan bahwa lebih dari 1.200 klinik ibu dan anak yang melayani lebih dari 630.000 wanita terancam tutup akibat penghentian dana USAID.

Selain itu, Afrika Selatan, negara dengan jumlah pengidap HIV tertinggi di dunia, kini menghadapi ketidakpastian setelah pendanaan dari program PEPFAR AS dibekukan tanpa peringatan sebelumnya.

Baca Juga :  Megawati Kritik Keras Sidang Militer Kasus Air Keras Aktivis KontraS: "Hukum Jangan Poco-Poco!"

Di tingkat lapangan, pekerja USAID di berbagai negara menghadapi ketidakpastian besar. Banyak dari mereka yang tidak dapat mengakses sistem komunikasi pemerintah, kehilangan akses ke aplikasi darurat, dan mendadak harus mencari jalan sendiri untuk kembali ke negara asalnya.

Di Suriah utara, Doctors of the World Turkey melaporkan bahwa mereka harus menutup 12 rumah sakit lapangan dan memberhentikan lebih dari 300 staf medis akibat penghentian bantuan USAID.

Keputusan pemerintahan Trump untuk membubarkan USAID tanpa koordinasi yang jelas menuai kritik luas, termasuk dari kedua partai politik. Pendukung USAID menekankan bahwa badan ini merupakan alat strategis AS dalam menghadapi pengaruh Rusia dan China di kancah global.

Dengan masih banyaknya pertanyaan mengenai implikasi jangka panjang keputusan ini, dunia kini menantikan bagaimana nasib bantuan kemanusiaan AS ke depan. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Winzter Casino: Schnelle Gewinne und Hoch‑Intensitätsspiel für den modernen Spieler
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
WeltBet Casino Quick‑Play Mastery: Groß gewinnen in Minuten
Zoome Casino: A Quick‑Play Haven for High‑Intensity Slot Thrills
A Big Candy Online Casino: Sweet Wins in Short, High‑Intensity Sessions
Mag ius Casino – Fast‑Play Slots, Rapid Roulette en Instant Wins voor de On‑The‑Go Speler
KingHills Casino – Quick‑Play Slots and Live Games for Fast Wins
Veilig en toegankelijk spelen bij het bestes casino zonder cruks netherland zonder gedoe
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:36 WIB

Winzter Casino: Schnelle Gewinne und Hoch‑Intensitätsspiel für den modernen Spieler

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:10 WIB

WeltBet Casino Quick‑Play Mastery: Groß gewinnen in Minuten

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:40 WIB

Zoome Casino: A Quick‑Play Haven for High‑Intensity Slot Thrills

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:48 WIB

A Big Candy Online Casino: Sweet Wins in Short, High‑Intensity Sessions

Sabtu, 9 Mei 2026 - 03:41 WIB

KingHills Casino – Quick‑Play Slots and Live Games for Fast Wins

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:02 WIB

Veilig en toegankelijk spelen bij het bestes casino zonder cruks netherland zonder gedoe

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:45 WIB

Navigating Best Betting Sites with a Focus on User-Friendly Play and Seamless Access

Berita Terbaru