Legislator PDIP Kritik Usulan Kampus Kelola Tambang: Saya Khawatir Ini Upaya Pembungkaman

- Jurnalis

Kamis, 23 Januari 2025 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi PDIP, Yasti Soepredjo Mokoagow (sumber: suara.com)

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi PDIP, Yasti Soepredjo Mokoagow (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Yasti Soepredjo Mokoagow , anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi PDIP mengkritisi usulan pemberian izin kelola tambang bagi ormas keagamaan dan perguruan tinggi atau kampus.

Ia khawatir adanya pemberian izin kelola tambang tersebut merupakan langkah untuk melakukan pembungkaman.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Baleg DPR RI bersama Dirjen Minerba, MUI, PUI hingga Walhi membahas soal RUU Minerba di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2025).

“Kalau kita lihat data tadi, ormas Islam saja ada 86. Belum lagi perguruan tinggi ada ribuan. Bagaimana cara pemerintah memberikan IUP OP kepada ormas dan perguruan tinggi. Saya khawatir pemberian IUP ini kepada ormas keagamaan, perguruan tinggi adalah upaya pembungkaman,” kata Yasti.

Kata dia, pembukaman yang dimaksud yaitu agar tak ada lagi ormas hingga kampus bersuara kritis dan kencang.

“Apabila ormas bersuara kencang, perguruan tinggi bersuara kencang, itu bisa bernasib lain. Jadi kita khawatir, jangan seperti pedang bermata dua ini di satu sisi memberikan permen, di sisi lain di akhirnya mendapatkan kepahitan,” ujar dia.

Lebih lanjut, Yanti mewanti-wanti kepada ormas dan kampus agar tetap jeli sebelum menerima izin kelola tambang.

Baca Juga :  Terungkap! Fakta-fakta Mengerikan di Balik Ponpes Pati, Doktrin Kiai Cabul Halalkan Istri Orang

“Saya kira ormas-ormas dan perguruan tinggi jeli juga. Jangan sampai pepatah mengatakan bahwa, manis jangan cepat ditelan, pahit jangan cepat dibuang. Harus selektif betul terhadap pemberian izin khusus ini,” tambahnya.

Sebelumnya, Badan Legislasi DPR RI menggelar rapat untuk membahas Rancangan UU tentang Perubahan Ketiga Atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara (RUU Minerba). Terdapat beberapa tambahan pasal dalam pembahasan ini salah satunya yang mengatur jika perguruan tinggi nantinya dapat mengelola tambang.

Rapat digelar di tengah masa reses DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2025). Ketua Baleg DPR RI Bob Hasan yang langsung memimpin langsung rapat.

Dalam rapat Bob mempersilakan Tenaga Ahli (TA) Baleg DPR RI untuk menyampaikan terkait adanya perubahan pasal dalam RUU Minerba.

Ada 11 poin yang meyangkut kebutuhan hukum yang dipaparkan.

Salah satunya terkait prioritas pemberian wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) diberikan kepada organisasi kemasyarakatan hingga perguruan tinggi.

“Berikutnya, penambahan pasal 51A ayat 1, WIUP mineral logam dapat diberikan kepada perguruan tinggi dengan cara prioritas. Jadi di luar diberikan kepada Ormas keagamaan juga bisa diberikan kepada perguruan tinggi,” disebutkan dalam paparan TA Baleg.

Baca Juga :  Bukan Oplosan, Ternyata Begini Cara "Halus" Mafia BBM Subsidi di Kalbar Beraksi

Berikut isi pasal yang dipaparkan dalam rapat Baleg:

Pasal 51A

(1) WIUP Mineral logam dapat diberikan kepada perguruan tinggi dengan cara prioritas.

(2) Pemberian dengan cara prioritas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan dengan mempertimbangkan:

a. luas WIUP Mineral logam;
b. akreditasi perguruan tinggi dengan status paling rendah B; dan/atau
c. peningkatan akses dan layanan pendidikan bagi masyarakat.

(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai pemberian WIUP Mineral logam dengan cara prioritas kepada perguruan tinggi diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Pemerintah.

Pasal 51B

(1) WIUP Mineral logam dalam rangka hilirisasi dapat diberikan kepada badan usaha swasta dengan cara prioritas.

(2) Pemberian dengan cara prioritas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan dengan mempertimbangkan:

a. luas WIUP Mineral logam;
b. peningkatan tenaga kerja di dalam negeri;
c. jumlah investasi; dan/atau
d. peningkatan nilai tambah dan pemenuhan rantai pasok dalam negeri dan/atau global.

(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai pemberian WIUP Mineral logam
dengan cara prioritas dalam rangka hilirisasi diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Pemerintah.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Winzter Casino: Schnelle Gewinne und Hoch‑Intensitätsspiel für den modernen Spieler
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
WeltBet Casino Quick‑Play Mastery: Groß gewinnen in Minuten
Zoome Casino: A Quick‑Play Haven for High‑Intensity Slot Thrills
A Big Candy Online Casino: Sweet Wins in Short, High‑Intensity Sessions
Mag ius Casino – Fast‑Play Slots, Rapid Roulette en Instant Wins voor de On‑The‑Go Speler
KingHills Casino – Quick‑Play Slots and Live Games for Fast Wins
Veilig en toegankelijk spelen bij het bestes casino zonder cruks netherland zonder gedoe
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:36 WIB

Winzter Casino: Schnelle Gewinne und Hoch‑Intensitätsspiel für den modernen Spieler

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:10 WIB

WeltBet Casino Quick‑Play Mastery: Groß gewinnen in Minuten

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:40 WIB

Zoome Casino: A Quick‑Play Haven for High‑Intensity Slot Thrills

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:48 WIB

A Big Candy Online Casino: Sweet Wins in Short, High‑Intensity Sessions

Sabtu, 9 Mei 2026 - 03:41 WIB

KingHills Casino – Quick‑Play Slots and Live Games for Fast Wins

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:02 WIB

Veilig en toegankelijk spelen bij het bestes casino zonder cruks netherland zonder gedoe

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:45 WIB

Navigating Best Betting Sites with a Focus on User-Friendly Play and Seamless Access

Berita Terbaru