Demo ASN Kemdikbudristek: Klarifikasi Menteri dan Polemik Mutasi Pegawai

- Jurnalis

Senin, 20 Januari 2025 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dikti Saintek, Satryo Soemantri Brodjonegoro, didemo oleh pegawainya sendiri di depan kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) di Jalan Pintu Senayan, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2025) pagi.(ist)

Menteri Dikti Saintek, Satryo Soemantri Brodjonegoro, didemo oleh pegawainya sendiri di depan kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) di Jalan Pintu Senayan, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2025) pagi.(ist)

1TULAH.COM-Kehebohan aksi unjuk rasa ratusan ASN Kemendikbudristek beberapa waktu lalu akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Kementerian. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi, membantah adanya pemecatan massal terhadap para pegawai.

Dalam keterangan tertulisnya, Khairul menegaskan bahwa apa yang terjadi adalah proses mutasi atau rotasi jabatan yang merupakan hal biasa dalam sebuah organisasi. Ia juga menekankan bahwa Kementerian akan selalu terbuka terhadap aspirasi para pegawai dan berusaha mencari solusi terbaik.

“Rotasi, promosi, dan mutasi ASN pada masa transisi Kementerian ini merupakan hal yang lumrah sebagai upaya penyegaran organisasi dan tour of duty,” tegas Khairul.

Baca Juga :  Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an

Kronologi Demo dan Tuntutan ASN

Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para ASN dipicu oleh dugaan pemecatan sewenang-wenang oleh Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro. Para demonstran membawa berbagai spanduk yang berisi tuntutan agar Menteri bertindak adil dan tidak menjadikan Kementerian sebagai perusahaan pribadi.

Salah satu pegawai yang terkena dampak mutasi, Neni Herlina, menceritakan kronologi kejadian yang dialaminya. Ia mengaku dipecat secara sepihak oleh Menteri Satryo tanpa alasan yang jelas.

Klarifikasi Kementerian dan Isu yang Berkembang

Baca Juga :  Kebakaran SMA Negeri 1 Sungai Babuat Diduga Akibat Korsleting listrik, Begini Kronologinya

Pihak Kementerian membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada pemecatan massal. Namun, demo yang dilakukan oleh para ASN ini telah memicu perdebatan di masyarakat mengenai tata kelola pemerintahan yang baik dan perlindungan terhadap hak-hak pekerja.

Peristiwa ini menjadi sorotan publik karena menyangkut isu penting seperti tata kelola pemerintahan yang baik, perlindungan hak-hak pekerja, dan transparansi dalam pengambilan keputusan. Aksi demo ini juga menunjukkan pentingnya dialog dan komunikasi yang baik antara pimpinan dan pegawai dalam sebuah organisasi.(Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Libas Thailand di SUGBK
Resmi Dilantik, Kapolri Suyudi Ario Seto Fokus Konsolidasi Internal dan Dekat dengan Masyarakat
Bukan Cuma Pidana, Perusahaan Karhutla Kini Wajib Tanggung Biaya Pemulihan Lahan
Kebakaran SMA Negeri 1 Sungai Babuat Diduga Akibat Korsleting listrik, Begini Kronologinya
Polisi Tetapkan Tersangka dan Tahan Nahkoda KM Virgo Transport 8, Keterlibatan Pemilik Kapal Kini Didalami!
Sidak Pasar Buntok, DKUKMPP Barsel Temukan Dua Merek Beras Diduga Tak Memenuhi Standar
DPRD Kalteng Tetapkan Renja 2027 dan Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna ke-8
Jadwal Lengkap MotoGP Jepang 2026: Sengitnya Rivalitas Jorge Martin dan Marc Marquez di Motegi
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Libas Thailand di SUGBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Bukan Cuma Pidana, Perusahaan Karhutla Kini Wajib Tanggung Biaya Pemulihan Lahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:04 WIB

Kebakaran SMA Negeri 1 Sungai Babuat Diduga Akibat Korsleting listrik, Begini Kronologinya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Polisi Tetapkan Tersangka dan Tahan Nahkoda KM Virgo Transport 8, Keterlibatan Pemilik Kapal Kini Didalami!

Rabu, 30 September 2026 - 16:04 WIB

Sidak Pasar Buntok, DKUKMPP Barsel Temukan Dua Merek Beras Diduga Tak Memenuhi Standar

Rabu, 30 September 2026 - 14:05 WIB

DPRD Kalteng Tetapkan Renja 2027 dan Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna ke-8

Rabu, 30 September 2026 - 12:30 WIB

Jadwal Lengkap MotoGP Jepang 2026: Sengitnya Rivalitas Jorge Martin dan Marc Marquez di Motegi

Rabu, 30 September 2026 - 04:37 WIB

Angka Kemiskinan Kalteng Capai 5,09 Persen, DPRD Minta APBD 2027 Fokus Pengentasan dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru