Bitcoin Tembus US$102.000! Inflasi AS Terkendali, Investor Makin Optimis

- Jurnalis

Sabtu, 18 Januari 2025 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bitcoin (Photo by Traxer on Unsplash)

Ilustrasi bitcoin (Photo by Traxer on Unsplash)

1TULAH.COM-Pasar kripto kembali bergairah. Harga Bitcoin (BTC) berhasil menembus level psikologis US$102.000, atau setara dengan Rp1,6 miliar lebih, setelah rilis data Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat untuk Desember 2024. Kenaikan ini terjadi setelah inflasi tahunan tercatat di angka 2,9%, sesuai dengan ekspektasi pasar.

Mengapa Bitcoin Melonjak?

Lonjakan harga Bitcoin ini didorong oleh beberapa faktor, di antaranya:

  • Inflasi Terkendali: Data CPI yang sesuai dengan ekspektasi pasar menunjukkan bahwa inflasi di Amerika Serikat masih terkendali. Hal ini meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan lebih fleksibel dalam menerapkan kebijakan moneter, termasuk kemungkinan penurunan suku bunga.
  • Sentimen Positif Investor: Investor semakin yakin bahwa Bitcoin dapat menjadi aset lindung nilai yang baik di tengah ketidakpastian ekonomi global.
  • Kinerja Aset Kripto Lainnya: Tidak hanya Bitcoin, sejumlah aset kripto lainnya seperti Ethereum, XRP, Solana, dan XLM juga mengalami kenaikan signifikan.
Baca Juga :  Golden Panda Casino: Fast‑Paced Slots & Table Thrills

Analisis Lebih Dalam

Meskipun inflasi sedikit meningkat dibandingkan bulan sebelumnya, namun data inti CPI yang tidak memperhitungkan harga makanan dan energi justru menunjukkan penurunan. Hal ini mengindikasikan bahwa tekanan inflasi secara keseluruhan masih terkendali.

Kondisi ini semakin memperkuat keyakinan investor bahwa Bitcoin dan aset kripto lainnya masih memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi di masa depan.

Baca Juga :  Pelarian Berakhir di Wonogiri! Polresta Pati Tangkap Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Tersangka Pencabulan Puluhan Santriwati

Indikator Fear and Greed Index untuk pasar kripto saat ini berada di level 75, menunjukkan dominasi sentimen “greed” atau optimisme yang kuat di kalangan investor. Hal ini mengindikasikan bahwa investor semakin percaya diri untuk berinvestasi di pasar kripto.

Dengan kondisi pasar saat ini, tidak menutup kemungkinan Bitcoin akan terus melanjutkan tren kenaikannya. Namun, para investor tetap perlu waspada terhadap berbagai faktor yang dapat mempengaruhi pasar kripto, seperti regulasi pemerintah dan gejolak geopolitik. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Prabowo Dukung Perdamaian Thailand dan Kamboja di Forum KTT ASEAN
KPK sebut ASN Bea Cukai yang Kabur dari Wartawan Terima Uang Korupsi
Heriyus Apresiasi Semangat Kontingen Murung Raya yang Akan Berlaga di FBIM 2026
Spinmama Casino Review: Golpes Rápidos y Juegos de Slots de Alta Intensidad
ThePokies Casino: Quick Wins and Fast‑Paced Play for Aussie Gamblers
Pengurus BPC HIPMI Barito Timur Resmi Dikukuhkan, Fokus Dorong Sektor UMKM
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Chicken Road Slot : Aventure à Multiplicateur Rapide pour Gains Express
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:16 WIB

Prabowo Dukung Perdamaian Thailand dan Kamboja di Forum KTT ASEAN

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:14 WIB

KPK sebut ASN Bea Cukai yang Kabur dari Wartawan Terima Uang Korupsi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:57 WIB

Heriyus Apresiasi Semangat Kontingen Murung Raya yang Akan Berlaga di FBIM 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:44 WIB

Spinmama Casino Review: Golpes Rápidos y Juegos de Slots de Alta Intensidad

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:40 WIB

ThePokies Casino: Quick Wins and Fast‑Paced Play for Aussie Gamblers

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:03 WIB

Pengurus BPC HIPMI Barito Timur Resmi Dikukuhkan, Fokus Dorong Sektor UMKM

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:44 WIB

Chicken Road Slot : Aventure à Multiplicateur Rapide pour Gains Express

Berita Terbaru