Geger! Gadis di Jogja Jadi Korban Penyiraman Air Keras, Pelaku Mahasiswa S2 Hukum dan Kini Terancam DO

- Jurnalis

Jumat, 27 Desember 2024 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

seorang gadis yang berstatus mahasiswi di Jogja jadi korban penyiraman air keras oleh mantan kekasihnya. Saat ini tengah dirawat di rumah sakit RSUP Dr Sardjito.  (sumber: suara.com)

seorang gadis yang berstatus mahasiswi di Jogja jadi korban penyiraman air keras oleh mantan kekasihnya. Saat ini tengah dirawat di rumah sakit RSUP Dr Sardjito. (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Masyarakat Yogyakarta sedang digemparkan dengan kasus penyiraman air keras yang menimpa mahasiswi APMD Jogja berinisial NH. Ia menjadi korban penyiraman air keras oleh sang mantan kekasih, Billy.

Terungkap jika Billy merupakan seorang mahasiswa S2 Hukum di Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Hal tersebut dibenarkan langsung oleh Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta Gregorius Sri Nurhartanto.

“Kalau dari database yang ada, yang bersangkutan terdaftar sebagai mahasiswa S2 Magister Hukum Atma Jaya,” kata Gregorius saat dihubungi, Jumat (27/12/2024).

Langkah tegas sudah disiapkan oleh kampus terkait aksi kriminal yang dilakukan oleh salah seorang mahasiswanya itu. Terberat, Billy terancam sanksi drop out (DO) atau dikeluarkan dari kampus.

Baca Juga :  Update Harga BBM Mei 2026: Pertamax Turbo dan Dex Series Naik, Mengapa Pertamax Masih Ditahan?

“Pasti dong (kampus bertindak) yang namanya kampus kami punya kode etik mahasiswa, peraturan akademik, kalau sampai mahasiswa terlibat dalam kasus-kasus kriminal tentu akan ada tingkatan pemberian sanksinya, bahkan kalau perlu sampai dikeluarkan dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta,” tegasnya.

Walau demikian, Gregorius mengatakan pemberian sanksi tersebut masih akan menunggu proses hukum tersebut berjalan. Setidaknya hingga ada ketetapan hukum dari pengadilan.

“Otomatis kita harus tetap memposisikan sampai munculnya putusan pengadilan yang berkekuatan tetap karena dari situ kan menjadi dasar bagi kita untuk mengambil langkah yang semestinya begitu,” ujarnya.

Disampaikan Gregorius, kini pihaknya tetap meminta jajaran kampus mulai dari Wakil Rektor, Dekan hingga Kaprodi S2 untuk terus mengawal serta mencermati kasus ini. Menurutnya aksi tindak pidana ini sangat tak pantas dilakukan.

Baca Juga :  Kebijakan WFH Jumat bagi ASN: Solusi Hemat Pengeluaran hingga Rp400 Ribu per Bulan

“Ini sangat memalukan kalau betul-betul si otak dari tindak kekerasan penyiraman air keras ini mahasiswa kami. Tentu kami sangat kaget juga dengan hal ini tapi tentu kami akan ambil langkah-langkah yang semestinya untuk menegakkan aturan yang di tempat kami,” tandasnya.

Diketahui Polresta Yogyakarta sudah menangkap dua pelaku kasus penyiraman air keras itu. Selain Billy, ada pula Satim sebagai eksekutor yang dibayar oleh Billy.

Hasil pemeriksaan motif penyiraman air keras ini disebabkan akibat sakit hati. Pasalnya korban enggan diajak balikan oleh Billy yang merupakan mantan kekasihnya.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Casino ohne Lugas bringt frischen Wind in transparente Spielwelten
Скачать Мелбет: обзор международной букмекерской конторы Melbet
IGD RSUD dr Doris Sylvanus Membludak, DPRD Kalteng Soroti Profesionalisme Tenaga Medis
Kritik Keras Komisi I DPR Soal Pembubaran Film Pesta Babi: Itu Hak Konstitusional Warga!
Polri Titipkan 320 WNA Tersangka Judi Online Internasional Hayam Wuruk ke Imigrasi
Playing Smart with a $20 Voucher Unlocks New Paths in No Deposit Bonuses
PayID withdrawal streamlines cashouts for online pokies Australia with scatter bonus flair
Scatter symbols add a surprising twist to the casual Aussie pokies session
Tag :

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 17:46 WIB

Casino ohne Lugas bringt frischen Wind in transparente Spielwelten

Senin, 11 Mei 2026 - 16:41 WIB

Скачать Мелбет: обзор международной букмекерской конторы Melbet

Senin, 11 Mei 2026 - 16:04 WIB

IGD RSUD dr Doris Sylvanus Membludak, DPRD Kalteng Soroti Profesionalisme Tenaga Medis

Senin, 11 Mei 2026 - 15:51 WIB

Kritik Keras Komisi I DPR Soal Pembubaran Film Pesta Babi: Itu Hak Konstitusional Warga!

Senin, 11 Mei 2026 - 11:17 WIB

Polri Titipkan 320 WNA Tersangka Judi Online Internasional Hayam Wuruk ke Imigrasi

Senin, 11 Mei 2026 - 10:03 WIB

Playing Smart with a $20 Voucher Unlocks New Paths in No Deposit Bonuses

Senin, 11 Mei 2026 - 09:18 WIB

PayID withdrawal streamlines cashouts for online pokies Australia with scatter bonus flair

Senin, 11 Mei 2026 - 08:58 WIB

Scatter symbols add a surprising twist to the casual Aussie pokies session

Berita Terbaru