Heboh! Wajah Vadel Badjideh Diganti Monyet di Video Klip Radja, Ini Kata Ian Kasela

- Jurnalis

Selasa, 24 Desember 2024 - 05:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vadel Badjideh di video klip Radja-APA SIH (YouTube)

Vadel Badjideh di video klip Radja-APA SIH (YouTube)

1TULAH.COM-Video klip terbaru band Radja, “Apa Sih”, yang menampilkan Vadel Badjideh dengan wajah diganti gambar monyet, menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen. Banyak yang menilai tindakan band Radja ini rasis dan tidak sensitif. Menanggapi hal tersebut, vokalis Radja, Ian Kasela, akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi.

Dalam jumpa persnya, Ian Kasela menjelaskan bahwa penggunaan gambar monyet dalam video klip tersebut hanyalah sebuah gimmick semata. Ia mengaku terinspirasi oleh kemiripan wajah Vadel Badjideh dengan penyanyi Bruno Mars.

Baca Juga :  Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang

“Jadi kami membacanya akan ada gimmick lah dalam pembuatan video klipnya. Tapi kami belum tahu pasti perjanjian antar manajemen seperti apa,” ujar Ian.

Ian menambahkan bahwa pihak manajemen Vadel Badjideh telah menyetujui konsep tersebut. “Jadi pas syuting video klip, ada omongan antara manajer Radja dan manajer Vadel gitu, mau dibuat sebuah hal yang akan jadi sorotan,” jelasnya.

Kontroversi Tak Terhindarkan

Meskipun telah memberikan klarifikasi, namun tindakan Radja tetap menuai banyak kritikan. Netizen menilai bahwa alasan yang diberikan oleh band Radja kurang masuk akal dan tetap dianggap sebagai tindakan rasis.

Baca Juga :  Mengenal Motif Tato Dayak: Simbol Identitas dan Status Sosial Masyarakat Kalimantan

Penggunaan gambar monyet dalam konteks ini mengacu pada stereotipe negatif yang sering dikaitkan dengan ras tertentu. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kita untuk lebih sensitif terhadap isu-isu ras dan budaya.

Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi para pelaku industri kreatif, terutama dalam menciptakan konten yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sensitif dan tidak merendahkan kelompok tertentu.(Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten
Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur
Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.
Miris! KPK Sebut Pejabat Hasil Pilkada 2024 Korupsi Demi Kepentingan Pribadi dan THR
Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal
Viral Ancaman Tutup Rekening Massal BNI, Buntut Kasus Dana Umat di Aek Nabara Sumut
Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang
Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 20:57 WIB

Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten

Minggu, 19 April 2026 - 20:49 WIB

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Minggu, 19 April 2026 - 18:40 WIB

Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.

Minggu, 19 April 2026 - 18:23 WIB

Miris! KPK Sebut Pejabat Hasil Pilkada 2024 Korupsi Demi Kepentingan Pribadi dan THR

Minggu, 19 April 2026 - 13:34 WIB

Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal

Minggu, 19 April 2026 - 08:24 WIB

Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17 WIB

Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng

Berita Terbaru

Ilustrasi Uang. Sumber foto : suara.com

Nasional

Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:57 WIB

Ilustrasi Polisi. Sumber foto : suara.com

Berita

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:49 WIB