Tiga Karyawan Hyundai Tewas usai Uji Coba Mobil di Korsel

- Jurnalis

Kamis, 21 November 2024 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hyundai i30N (sumber: suara.com)

Hyundai i30N (sumber: suara.com)

 

1TULAH.COM – Tiga pekerja tewas saat menguji mobil di kompleks pabrik Hyundai di Ulsan, Korea Selatan, pada Selasa (19/11) sore.

Ketiganya ditemukan tidak sadarkan diri di dalam mobil selama uji coba di ruang khusus dalam pabrik terbesar Hyundai, menurut laporan polisi dan pejabat serikat pekerja yang dikutip oleh SkyNews.

Dua korban merupakan peneliti senior Hyundai, sementara satu lainnya berasal dari perusahaan luar. Polisi dan Kementerian Tenaga Kerja saat ini sedang menyelidiki penyebab insiden tersebut.

Baca Juga :  Setelah Hancurkan Patung Yesus, Tentara Israel Kini Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon

Berdasarkan laporan awal, para pekerja diduga meninggal karena kehabisan napas, kemungkinan akibat akumulasi gas buang di dalam ruang pengujian yang digunakan untuk mensimulasikan kondisi iklim ekstrem seperti panas, dingin, dan kelembapan.

Pabrik Hyundai di Ulsan, yang memiliki kapasitas produksi tahunan 1,4 juta kendaraan, termasuk 1,1 juta unit untuk ekspor, baru-baru ini menerima pendanaan sebesar 1,4 miliar dolar AS untuk pembangunan pabrik keenam yang difokuskan pada kendaraan listrik. Ironisnya, tragedi ini terjadi di tengah fokus perusahaan pada inovasi dan pengembangan teknologi hijau.

Baca Juga :  Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid

Dalam pernyataannya, Hyundai Motor Company menyampaikan kesedihan mendalam atas kejadian tersebut dan berkomitmen untuk bekerja sama dengan otoritas terkait guna mengungkap penyebab insiden.

Menurut laporan media Korea, korban ditemukan oleh rekan kerja mereka setelah tidak keluar dari ruang pengujian pada waktu yang dijadwalkan. Polisi masih menyelidiki lebih lanjut insiden ini, termasuk kemungkinan adanya pelanggaran keselamatan di pabrik tersebut.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Setelah Hancurkan Patung Yesus, Tentara Israel Kini Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon
Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid
Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?
Donald Trump Ancam Naikkan Tarif Mobil Uni Eropa Jadi 25 Persen
Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban
Keretakan di Jantung Minyak Dunia: UEA Mundur dari OPEC, “The Beginning of the End”?
Keamanan Piala Dunia 2026 Dipertanyakan usai Penembakan yang Menargetkan Trump
Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:20 WIB

Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:26 WIB

Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:30 WIB

Donald Trump Ancam Naikkan Tarif Mobil Uni Eropa Jadi 25 Persen

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:21 WIB

Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban

Kamis, 30 April 2026 - 10:37 WIB

Keretakan di Jantung Minyak Dunia: UEA Mundur dari OPEC, “The Beginning of the End”?

Selasa, 28 April 2026 - 21:02 WIB

Keamanan Piala Dunia 2026 Dipertanyakan usai Penembakan yang Menargetkan Trump

Senin, 27 April 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS

Minggu, 26 April 2026 - 13:58 WIB

Detik-Detik Secret Service Barikade Trump dan Melania: Suasana Pesta Berubah Jadi Horor!

Berita Terbaru

Berita

Golden Panda Casino: Fast‑Paced Slots & Table Thrills

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:21 WIB