Gojek dan Indosat Buat AI, Bisa Bahasa Jawa dan Sunda

- Jurnalis

Kamis, 14 November 2024 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

1TULAH.COM – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) baru saja meluncurkan Sahabat-AI, sebuah Large Language Model (LLM) open-source yang dirancang khusus untuk Bahasa Indonesia dan bahasa daerah.

Program AI ini dikembangkan bersama dengan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) untuk mendukung pemahaman bahasa serta konteks budaya lokal di Indonesia.

LLM sendiri adalah teknologi AI berbasis pembelajaran mendalam yang dilatih dengan data dalam jumlah besar. Teknologi ini memungkinkan Sahabat-AI untuk memahami dan menghasilkan bahasa alami, yang bermanfaat untuk beragam aplikasi digital.

Baca Juga :  Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti

Catherine Hindra Sutjahyo, Presiden Layanan On Demand GoTo Group, menjelaskan bahwa perbedaan utama Sahabat-AI dibandingkan LLM global lainnya adalah fokusnya pada Bahasa Indonesia serta bahasa daerah seperti Jawa dan Sunda. Rencananya, bahasa-bahasa lokal lain seperti Batak dan Bali juga akan ditambahkan.

Catherine mengungkapkan pentingnya LLM lokal di Indonesia, mengingat populasi negara yang besar serta keberagaman budaya dan bahasa. Menurutnya, Indonesia membutuhkan model AI yang dapat memahami konteks lokal dan relevan secara budaya.

Baca Juga :  Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Sahabat-AI dikembangkan sebagai open-source agar bisa diakses oleh para pengembang dan insinyur lokal untuk menciptakan solusi AI di berbagai sektor, seperti layanan publik, pendidikan, penelitian, dan bisnis.

Pada tahap awal, Sahabat-AI akan diluncurkan dengan model LLM berparameter 8 dan 9 miliar. GoTo mengundang berbagai pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam pengembangan ekosistem AI ini.

Model Sahabat-AI tersedia gratis di platform Hugging Face, sehingga komunitas machine learning dapat berkolaborasi dalam pengembangan teknologi ini.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas
Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok
Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan
Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN
Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti
9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari
Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:02 WIB

BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten

Berita Terbaru