1TULAH.COM-Puasa intermiten atau intermittent fasting tengah menjadi tren di kalangan mereka yang ingin menurunkan berat badan. Metode diet ini menawarkan pendekatan yang berbeda dari diet konvensional lainnya. Alih-alih membatasi jenis makanan, puasa intermiten lebih fokus pada pengaturan waktu makan.
Apa Itu Puasa Intermiten?
Puasa intermiten adalah pola makan yang melibatkan siklus bergantian antara periode makan dan puasa. Sederhananya, Anda akan membatasi waktu makan dalam sehari, dan sisanya adalah waktu puasa. Metode ini didasarkan pada premis bahwa tubuh akan membakar lemak sebagai sumber energi ketika tidak ada asupan kalori.
Mengapa Puasa Intermiten Populer?
- Penurunan Berat Badan: Salah satu alasan utama mengapa puasa intermiten begitu populer adalah karena efektif dalam membantu menurunkan berat badan. Dengan mengurangi waktu makan, Anda secara otomatis mengurangi total kalori yang dikonsumsi.
- Meningkatkan Kesehatan Metabolik: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa intermiten dapat meningkatkan sensitivitas insulin, menurunkan kadar gula darah, dan mengurangi risiko penyakit jantung.
- Meningkatkan Fokus dan Energi: Banyak orang melaporkan peningkatan fokus dan energi setelah melakukan puasa intermiten.
Cara Melakukan Puasa Intermiten
Ada beberapa metode puasa intermiten yang populer, antara lain:
- Metode 16/8: Metode yang paling umum adalah puasa selama 16 jam dan makan dalam jendela waktu 8 jam. Misalnya, Anda bisa mulai makan pukul 12 siang dan berhenti makan pukul 8 malam.
- Metode 5:2: Metode ini melibatkan makan normal selama 5 hari dalam seminggu dan membatasi asupan kalori menjadi 500-600 kalori pada 2 hari lainnya.
- Puasa 24 Jam: Metode ini melibatkan puasa selama 24 jam sekali atau dua kali seminggu.
Tips Memulai Puasa Intermiten
- Konsultasikan dengan Dokter: Sebelum memulai puasa intermiten, terutama jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
- Mulai Secara Bertahap: Jika Anda baru memulai, mulailah dengan metode yang lebih mudah seperti 16/8 dan secara bertahap tingkatkan durasi puasa.
- Perhatikan Asupan Nutrisi: Meskipun Anda berpuasa, pastikan Anda tetap mengonsumsi makanan yang bergizi saat waktu makan.
- Tetap Terhidrasi: Minum air putih yang cukup sangat penting selama berpuasa.
- Dengarkan Tubuh Anda: Jika Anda merasa tidak enak badan, segera hentikan puasa.
Puasa intermiten bisa menjadi pilihan yang baik untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Namun, penting untuk diingat bahwa setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda. Oleh karena itu, konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter sebelum memulai program ini. (Sumber:Suara.com)

![Sheila on 7 dikenal sebagai salah satu band yang loyal dengan penggemarnya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/so7-360x200.jpg)
![Presiden Prabowo Subianto dan Bahlil Lahadalia di resepsi pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju pada Minggu, 26 April 2026 [Suara.com/Tiara Rosana]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/kondangan-360x200.jpg)
![El Rumi dan Syifa Hadju [Instagram/elrumi]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/EL-RUMI-NIKAH-360x200.jpg)
![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)





![Bupati Heriyus forto bersama dengan kontingen FBIM Murung Raya 2026, Sabtu (9/05/2026])](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/FB_IMG_1778334585987-360x200.jpg)



![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



