Olimpiade Paris 2024: Momen Bersejarah Kesetaraan Gender Penuh Disambut Atlet Perempuan!

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atlet atletik lari jarak pendek, Gabrielle Thomas (kanan), senang karena Olimpiade Paris 2024 capai kesetaraan gender. (Instagram/gabbythomas)

Atlet atletik lari jarak pendek, Gabrielle Thomas (kanan), senang karena Olimpiade Paris 2024 capai kesetaraan gender. (Instagram/gabbythomas)

1TULAH.COM- Olimpiade Paris 2024 menjadi momen bersejarah dengan pencapaian kesetaraan gender penuh untuk pertama kalinya dalam 128 tahun penyelenggaraan. Hal ini disambut dengan sukacita oleh para atlet perempuan dari berbagai cabang olahraga, mulai dari atletik hingga gulat.

Olimpiade yang akan berlangsung dari 26 Juli hingga 11 Agustus 2024 ini akan menghadirkan 10.500 atlet, dengan komposisi 50:50 antara perempuan dan laki-laki. Ini berarti, akan ada 5.250 atlet perempuan dan 5.250 atlet laki-laki yang bertanding untuk memperebutkan medali.

Lebih Banyak Peluang untuk Atlet Perempuan

Menurut data dari Olympics.com, Olimpiade Paris 2024 akan mempertandingkan 329 cabang olahraga, dengan rincian 152 untuk atlet perempuan, 157 untuk atlet laki-laki, dan 20 untuk kategori campuran. Lebih dari separuh, yaitu 172, dari total perebutan medali akan terbuka untuk atlet perempuan.

Penjadwalan yang Adil dan Sorotan yang Sama

Komitmen kesetaraan gender ini semakin diperkuat dengan langkah IOC (Komite Olimpiade Internasional) yang memastikan penjadwalan pertandingan yang adil. Pertandingan para atlet perempuan dan laki-laki akan dijadwalkan secara merata sepanjang Olimpiade, sehingga semua atlet mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendapatkan sorotan dan dukungan.

Baca Juga :  Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Inspirasi Bagi Generasi Penerus

Pencapaian kesetaraan gender di Olimpiade Paris 2024 merupakan langkah monumental dalam sejarah olahraga dunia. Hal ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus, khususnya para perempuan, untuk terus berkarya dan mengejar mimpi mereka di bidang olahraga.

Komentar Atlet Perempuan

Berbagai atlet perempuan dari berbagai cabang olahraga mengungkapkan kebahagiaan mereka atas pencapaian ini.

  • Gabrielle Thomas (Atletik Atlet Lari Jarak Pendek AS): “Senang sekali mengetahui bahwa Olimpiade akan memiliki jumlah peserta pria dan wanita yang setara di Paris. Seharusnya hal ini sudah terjadi sejak lama, namun saya menyambut baik kesempatan bagi lebih banyak wanita untuk berkompetisi dan mendapatkan kesempatan untuk bersinar di panggung dunia.”
  • Daniela Moroz (Atlet Layar AS): “Sungguh waktu yang tepat untuk menjadi seorang wanita dalam olahraga! Terutama dalam berlayar juga. Olahraga ini selalu didominasi oleh kaum pria. Ini akan menjadi yang pertama kalinya cabor layar memiliki kesetaraan gender, jadi ini adalah langkah ke arah yang benar.”
  • Amit Elor (Atlet Gulat AS): “Perkembangan gulat wanita membuat saya merasa luar biasa sebagai seseorang yang tumbuh dengan gulat anak laki-laki dan merasa sangat terisolasi. Sudah lama sekali, tetapi untuk menjadi bagian dari gerakan ini, dan menyaksikan hal ini terjadi sangat memotivasi dan mengharukan.”
  • Sky Brown (Atlet Skateboard Inggris-Jepang): “Saya ingin menyampaikan kepada seluruh dunia bahwa perempuan bisa menginspirasi dalam bidang olahraga.”
Baca Juga :  Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen

Momen Bersejarah yang Penuh Makna

Olimpiade Paris 2024 bukan hanya tentang pertandingan dan medali. Ini adalah tentang persatuan, kesetaraan, dan inspirasi. Pencapaian kesetaraan gender di Olimpiade ini menandakan era baru dalam dunia olahraga, di mana semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk meraih mimpi mereka. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan
Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima
Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami
Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan

Berita Terbaru