Tajeri Minta Pemkab Barut Turun Tangan Atasi Mahalnya Elpiji Bersubsidi Hingga Rp50 Ribu per Tabung

- Jurnalis

Kamis, 29 Februari 2024 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Barito Utara, Tajeri meminta Pemkab tertibkan bangunan liar di Bantaran Sungai Bengaris, Minggu (12/05/2024).Foto.dok.1tulah.com

Anggota DPRD Barito Utara, Tajeri meminta Pemkab tertibkan bangunan liar di Bantaran Sungai Bengaris, Minggu (12/05/2024).Foto.dok.1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh- Warga Kota Muara Teweh kian resah sulitnya mendapatkan harga elpiji bersubsidi 3 kg dengan harga murah.

Meski pangkalan banyak, setiap membeli elpiji bersubsidi selalu antri. Lebih celaka lagi membeli di pedagang eceran harga di patok Rp50 ribu per tabung. Sangat jauh dari harga HET ditetapkan pemerintah.

Terkait kondisi ini anggota DPRD Barito Utara, H Tajeri meminta pemerintah daerah turun tangan mengatasi masalah ini.

“Pemerintah mesti turun tangan, kasihan masyarakat yang berhak menerima subsidi. Mana  Tim Satgas yang sudah dibentuk. Padahal saat keadaan seperti ini fungsi mereka dibutuhkan masyarakat. Kalau tak bekerja bubarkan saja,” kata Tajeri, Rabu 29 Februari 2024.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Otda dan Hardiknas, Ini Pesan Wabup Rahmanto Muhidin

Di daerah kita kata politis Gerindra ini longgar dari pengawasan. Pangkalan yang sudah PSU saja tetap di suplai dan kembali berjualan. Belum lagi di pangkalan yang ikut antri pengakuan warga justru banyak pelanmgsir. Kondisi ini yang membuat harga men jadi mahal di eceran. takj sedikit diduga pangkalan menjual tak sesuai harga HET.

Baca Juga :  Murung Raya Siapkan SDM Unggul Melalui Pola Pembibitan

Tajeri mengaku, mendapat saran masukan dari  Pertamina pusat, selama pengecer tidak diatur, maka pangkalan akan terpancing melanggar.

“Mereka menyarankan dan bila memungkinkan pemerintah dan atau DPRD dapat memperkuat regulasi yang dapat membantu masyarakat, dan menerapkan pengawasan setempat.   Yang ini kami di DPRD sangat sepakat, kami menunggu apa langkah Pemkab Barut,” kata Tajeri.(*)

 

 

 

Berita Terkait

Buntut Kerusuhan Stadion Lukas Enembe, Polres Jayapura Lakukan Penyelidikan
Bupati Mura Minta Distribusi BBM Diawasi Ketat
Pelatihan Juleha Segera Digelar MUI
Polres Jayapura Amankan 14 Orang Terkait Kericuhan Stadion Lukas Enembe
Anggota DPRD Barito Utara Nilai Penurunan Pengangguran Bukti Hasil Kerja Sama Solid
Prabowo Dukung Perdamaian Thailand dan Kamboja di Forum KTT ASEAN
Heriyus Apresiasi Semangat Kontingen Murung Raya yang Akan Berlaga di FBIM 2026
Pengurus BPC HIPMI Barito Timur Resmi Dikukuhkan, Fokus Dorong Sektor UMKM

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:37 WIB

Buntut Kerusuhan Stadion Lukas Enembe, Polres Jayapura Lakukan Penyelidikan

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:14 WIB

Bupati Mura Minta Distribusi BBM Diawasi Ketat

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:31 WIB

Pelatihan Juleha Segera Digelar MUI

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:15 WIB

Anggota DPRD Barito Utara Nilai Penurunan Pengangguran Bukti Hasil Kerja Sama Solid

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:16 WIB

Prabowo Dukung Perdamaian Thailand dan Kamboja di Forum KTT ASEAN

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:57 WIB

Heriyus Apresiasi Semangat Kontingen Murung Raya yang Akan Berlaga di FBIM 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:03 WIB

Pengurus BPC HIPMI Barito Timur Resmi Dikukuhkan, Fokus Dorong Sektor UMKM

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Berita Terbaru

Rakor penanganan kelangkaan BBM bersama unsur Forkopimda, perangkat daerah terkait, camat, aparat keamanan dan stakeholder lainnya di Aula A Kantor Bupati Mura, Sabtu (9/5/2026).

Berita

Bupati Mura Minta Distribusi BBM Diawasi Ketat

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:14 WIB

Foto rapat persiapan pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) di Masjid Raya Shiratal Mustaqim

Muara Teweh

Pelatihan Juleha Segera Digelar MUI

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:31 WIB