1TULAH.COM-Sarana dan prasrana (Sarpras) merupakan salah satu penunjang agar proses belajar mengajar dapat terlaksana dengan baik. Dalam hal ini masih banyak sekolah-sekolah di wilayah pelosok dan pedalaman Kalteng yang sarprasnya jauh dari memadai.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng Siswandi mengatakan, saat ini sektor pendidikan di beberapa wilayah Kalteng masih banyak yang kurang, khususnya pada sarana dan prasarana (Sarpas) pendidikan.
Sehingga, menyebabkan banyak siswa dan pelajar kesulitan dalam mengejar ilmu pengetahuan.
Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam perkembangan masyarakat dan perekonomian lokal. “Namun, kendalanya kurangnya sarana dan prasarana pendidikan menyebabkan banyak siswa dan pelajar kesulitan dalam mengejar ilmu pengetahuan. Contohnya, wilayah pelosok perdesaan,” kata Siswandi, Minggu (10/12/2023).
Ia menekankan, urgensi peningkatan sarana pendidikan di daerah ini, terutama di wilayah pelosok pedesaan. Kekurangan signifikan dalam hal sarana fisik, fasilitas, hingga sumber daya.
Hal tersebut, katanya, berdasarkan saat melaksanakan reses dan mengunjungi masih banyak sekolah yang kekurangan ruang kelas, perpustakaan, dan fasilitas olahraga yang memadai.
“Serta kurangnya fasilitas seperti komputer dan akses internet di sekolah-sekolah juga membatasi kemampuan siswa untuk mengikuti perkembangan teknologi,” tandas Wakil Ketua Komisi III yang membidangi permasalahan pendidikan ini. (Ingkit)

![Presiden Prabowo Subianto dan Bahlil Lahadalia di resepsi pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju pada Minggu, 26 April 2026 [Suara.com/Tiara Rosana]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/kondangan-360x200.jpg)
![El Rumi dan Syifa Hadju [Instagram/elrumi]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/EL-RUMI-NIKAH-360x200.jpg)
![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)


![Direktorat Jenderal Imigrasi mengamankan 16 warga negara asing (WNA) di wilayah Sukabumi, Jawa Barat, atas dugaan rencana penipuan daring bermodus love scamming. [Suara.com/Dinda]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/deportasi-wna-225x129.jpg)





![Direktorat Jenderal Imigrasi mengamankan 16 warga negara asing (WNA) di wilayah Sukabumi, Jawa Barat, atas dugaan rencana penipuan daring bermodus love scamming. [Suara.com/Dinda]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/deportasi-wna-360x200.jpg)








