Wisata Religi dari Indonesia ke Yerusalem Disetop Sementara, Agen Travel Tidak Berani Ambik Risiko

- Jurnalis

Rabu, 25 Oktober 2023 - 05:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemuda Palestina berpose dengan Kubah Batu terlihat di latar belakang, saat salat Idulfitri di kompleks Masjid al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem. (foto dok.: REUTERS/Ammar Awad)

Pemuda Palestina berpose dengan Kubah Batu terlihat di latar belakang, saat salat Idulfitri di kompleks Masjid al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem. (foto dok.: REUTERS/Ammar Awad)

1TULAH.COM-Peperangan yang terjadi di Kota Palestina dan Israel berimbas kepada wisata religi ke kedua kota tersebut. Meski pemerintah setempat tidak melarang para wisatawan berkunjung, para agen travel dari Indonesia memilih untuk menyetop perjalanan.

Para agen travel ini tidak mau mengambil risiko. Penghentian wisata religi ini hanya bersifat sementara, hingga menunggu kondisi di Palestina dan Israel normal kembali. Kapan?

Perang Israel-Hamas secara tidak langsung berimbas pula pada bisnis wisata religi di Indonesia. Biro-biro perjalanan membatalkan jadwal perjalanan ke Yerusalem, dengan sebagian kecil mengalihkan tujuan ke lokasi lain.

Begitu pecah perang antara Israel dan Hamas, kesibukan meningkat luar biasa di banyak biro perjalanan yang menawarkan wisata ke Yerusalem. Mereka menghubungi mitra bisnis, tetapi pada saat yang sama, mereka juga dihubungi para calon wisatawan.

Satu dari biro perjalanan itu adalah Cahaya Kaabah. Pemilik agen wisata itu Agus Widodo menjelaskan apa yang ia lakukan.

“Hampir seluruhnya untuk me-reschedule jadwal ke Palestina atau ke Yerusalem atau ke Masjidil Aqsa,” tuturnya.

Sedianya Agus memberangkatkan sekelompok jemaah ke Masjid Aqsa pada November dan Desember. Perang mengubah rencana itu.

Agus mengatakan, “Kami sampaikan kepada jemaah. Ya, untuk keamanan bersama. Dan jemaah juga merasa bahwa sepertinya keadaan di sana tidak aman. Ada konflik.

Jemaah dengan keridhoan, setuju menunda atau me-reschedule keberangkatan di bulan Januari sebagaimana saran dari travel agent dan travel agent juga sesuai saran dari kantor kami di Palestina.”

Biro perjalanan lain, Indah Wisata, juga mengambil langkah yang sama, membatalkan perjalanan sekitar 20 orang ke Yerusalem pada November. Pemilik agen, Bungsu Sumawijaya mengatakan perjalanan diundur enam bulan. Mengapa begitu jauh?

Baca Juga :  Waspada! Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, DPRD Kalteng Ingatkan Potensi Karhutla di Kotim

“Kita bicara masalah psikologis peserta. Beritanya kan luar biasa. Ada bom, ada orang…rumah sakit dibom. Pokoknya mengerikan sekali. Jadi, orang takut ke sana. Nah, untuk kembali dari takut, mau pergi lagi, itu butuh waktu. Butuh waktu bagi mereka untuk kembali jalan,” kata Bungsu.

Bungsu masih menghubungi berbagai pihak terkait, utamanya maskapai penerbangan dan hotel supaya perusahaan tidak kena denda atau dibebankan biaya pembatalan. Maskapai dan hotel di Yerusalem umumnya mengerti.

Ia masih bernegosiasi dengan pihak hotel di Arab Saudi, bagian awal keseluruhan perjalanan mereka. Kalau pemotongan tidak bisa dihindarkan, kata Bungsu, ia akan bekerja sama dengan travel agency lain untuk mengisi kamar-kamar hotel yang sudah ia pesan.

Umumnya pihak-pihak terkait pembatalan ini bisa mengerti, kata Agus. Mereka memahami bahwa keamanan dan keselamatan adalah prioritas. Toh, rencana dialihkan. Tidak dibatalkan. Dan agen-agen wisata melakukan saran dari mitra-mitra bisnis yang lebih megetahui situasi di lapangan.

Namun, kata Agus, bagi sebagian agen wisata dan jemaah, lokasi konflik yang sekitar tiga jam perjalanan darat dinilai cukup jauh. Jadi,

“Ada satu dua (biro perjalanan) yang tetap ke Masjidil Aqsa dan pintu melalui Israel pun dibuka sebenarnya. Tidak ditutup,” ungkapnya.

Agus menambahkan, ada kelompok jemaah mitra bisnisnya yang tidak mendapat visa ke Palestina. Agen wisata tersebut kemudian mengalihkan perjalanan ke Maroko, dan jemaah menyetujui.

Travel Agent Central, yang memberi informasi dan nasehat untuk industri wisata, dalam situs webnya mengatakan, imbas perang Israel-Hamas jauh ke luar perbatasan kedua pihak yang terlibat.

Baca Juga :  Polri Siap Berantas Oknum Haji Ilegal Melalui Satgas Haji

Biro-biro perjalanan kini menjauh dari Israel bahkan kawasan Timur Tengah. Agen-agen wisata melaporkan kepada Travel Agent Central bahwa klien mereka membatalkan perjalanan ke Yordania, Mesir, Maroko, Oman, Uni Emirat Arab, bahkan ke Spanyol dan Portugal.

Sebagai wakil ketua DPP Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Bungsu Sumawijaya mengatakan, organisasinya sedang melakukan pencatatan, berapa dari 621 anggota Amphuri yang terimbas perang.

Baru beberapa yang melaporkan terimbas, kata Bungsu. “Sementara ini kami sedang mendata masukan dari anggota. Langkah berikutnya apa, nanti akan kami tindak lanjuti.”

Sedangkan untuk umrah regular, Bungsu menekankan, itu beda negara.Jadi, “InsyaaAllah, Alhamdulillah. Aman,” ujarnya.

Di Yerusalem, kantor berita Associated Press melaporkan kota yang hidup dari wisata itu sepi. Toko-toko dan bisnis tutup. Hotel-hotel sibuk, mencatat pembatalan pemesanan. Jumlah kerugian finansial belum jelas namun kemungkinan sangat besar.

Selain mengimbas calon pengunjung, perang memaksa berbagai maskapai membatalkan penerbangan ke Tel Aviv.

Cathay Pacific mulai Minggu, 22 Oktober, menangguhkan penerbangan Hong Kong-Tel Aviv hingga akhir tahun, bergabung dengan sejumlah maskapai yang telah lebih dulu membatalkan penerbangan ke Tel Aviv. Cathay meminta pelanggan agar terus mengecek informasi untuk keberangkatan setelah 31 Desember.

American Airlines, Air France, Lufthansa, Emirates dan Ryanair juga menangguhkan penerbangan ke Tel Aviv mulai akhir pekan lalu. Sedangkan Delta membatalkan semua penerbangan ke Israel sementara mencari “alternatif aman” ke Tel Aviv.

Sejauh ini, maskapai Israel, El Al, tetap melakukan penerbangan dari dan ke Tel Aviv. Dalam pernyataannya, El Al mengatakan, maskapai beroperasi “sesuai instruksi pasukan keamanan Israel.” (Sumber:voaindonesia.com)

 

 

Berita Terkait

Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal
Viral Ancaman Tutup Rekening Massal BNI, Buntut Kasus Dana Umat di Aek Nabara Sumut
Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang
Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:34 WIB

Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal

Minggu, 19 April 2026 - 13:23 WIB

Viral Ancaman Tutup Rekening Massal BNI, Buntut Kasus Dana Umat di Aek Nabara Sumut

Minggu, 19 April 2026 - 08:24 WIB

Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17 WIB

Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:58 WIB

Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Berita Terbaru