Wabup Rejikinoor Buka Rembuk Stunting, Ini Pesannya

- Jurnalis

Rabu, 12 Juli 2023 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Rejikinoor saat membuka rembuk stunting, Selasa (11/07/2023). (foto : Suroso/1tulah.com)

Wabup Rejikinoor saat membuka rembuk stunting, Selasa (11/07/2023). (foto : Suroso/1tulah.com)

1tulah.com, Puruk Cahu– Wakil Bupati (Wabup) Mura Rejikinoor S.sos Secara resmi membuka rembuk Stunting lingkup Pemkab Mura, Selasa (11/07/2023) di GPU Tira Tangka Balang.

Hadir dalam kegiatan Ketua DPRD Mura Doni, Kapolres Mura AKBP Irwansah, anggota DPRD Mura Heriyus, kepala OPD, para Camat, kepala Desa serta undangan lainnya.

Wabup Rejikinoor dalam samburannya menyampaikan, persoalan stunting menjadi agenda pembangunan nasioanal danKabupaten Murung Raya menjad salah satu kabupaten lokasi prioritas dari 154 kabupaten/kota di indonesi yang ditetapkan tahun 2022.

Berdasarkan hasil survey status gizi indonesia (SSGI), kata Wabup, angka prevalensi stunting di Kabupaten Murung Raya tahun 2021 cukup tinggi sebesar 31,8 dan tahun 2022 prevalens I stunting Kabupaten Murung Raya ada kenaikan menjadi 40,9 persen

Baca Juga :  Pemkab Mura Gelar Pasar Murah, Jaga Stabilitas Harga

“Tingkat prevalensi stunting yang masih tinggi inI perlu segera diatasi bersama baik pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah desa, individu, komunitas, csr, lintas sektor, maupun swasta,” kata Wabup.

Semua harus bersinergi dan bersatu dalam upaya penurunan stunting terkhusus dI Kabupaten Murung Raya ini. “Karenanya untuk mencegah dan menangani permasalahan stunting kita perlu lakukan pendekatan multi sektor melalui intervensi layanan spesifik dan sensitif secara terintegrasti yang dilakukan baik dari tingkat kabupaten , hingga kelurahan / desa,” kata Wabup

Baca Juga :  Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sementara laporan tim percepatan penurunan stunting di Murung Raya, sebagai komitmen dalam melakukan percepatan pencegahan dan penurunan stunting maka pemerintah kabupaten Murung Raya melaksanakan 8 aksi percepatan pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi.

“Pada saat ini Kabupaten Murung Raya melaksanakan aksi 3 (tiga), yaitu rembuk stunting, yang meliputi rancangan rencana kegiatan penurunan stunting terintegrasi dan memastikan pelaksanaan intervensi penurunan stunting secara bersama-sama antara OPD penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga pemerintah dan masyarakat di lokasi prioritas (lokus
penanganan,” kata Akhyat. (sur)

Berita Terkait

Pemprov Kalteng Perkuat Operasi Pasar untuk Kendalikan Kenaikan Harga Beras
Disdukcapil Seruyan Upayakan Layanan Cetak KTP Hadir di Lima Titik
Tinggalkan Pola Kumpul-Angkut-Buang, Seruyan Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Suling Tambun Nihil Karhutla, Seruyan Hilir Timur Terparah
Warga Nantikan Layanan Cetak KTP di Hanau
Bupati Seruyan Harapkan MES Jadi Motor Penggerak Ekonomi Syariah
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Komitmen Sosial PT SMM, 51 Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Terima Bantuan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:27 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Operasi Pasar untuk Kendalikan Kenaikan Harga Beras

Selasa, 3 November 2026 - 07:43 WIB

Disdukcapil Seruyan Upayakan Layanan Cetak KTP Hadir di Lima Titik

Senin, 2 November 2026 - 20:22 WIB

Tinggalkan Pola Kumpul-Angkut-Buang, Seruyan Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Senin, 2 November 2026 - 15:23 WIB

Suling Tambun Nihil Karhutla, Seruyan Hilir Timur Terparah

Senin, 2 November 2026 - 10:25 WIB

Warga Nantikan Layanan Cetak KTP di Hanau

Senin, 2 November 2026 - 09:57 WIB

Bupati Seruyan Harapkan MES Jadi Motor Penggerak Ekonomi Syariah

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Komitmen Sosial PT SMM, 51 Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Terima Bantuan

Berita Terbaru