Kebakaran Maut! Kakak Beradik Tewas Terpanggang, Polisi : Terjebak di Kamar Saat Api Berkobar

- Jurnalis

Kamis, 25 Mei 2023 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi kebakaran rumah petak. [Clay Banks/Unsplash]

ilustrasi kebakaran rumah petak. [Clay Banks/Unsplash]

1tulah.com – Kebakaran sedikitnya menghanguskan lima rumah petak di Desa Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak pada Senin (22/5/2023) malam.

Tragis dalam peristiwa itu menyebabkan dua orang kakak beradik meninggal dunia. Kebakaran maut itu kini tengah diselidiki Tim Laboratorium Forensik Polda Riau.

Kapolsek Tualang AKP Arry Prasetyo mengungkapkan dua orang korban meninggal dunia yang masih anak-anak itu diketahui kakak beradik berinisial YAM (10) dan AFM (8).

Baca Juga :  Respons Aksi "Reformasi Militer", DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri

“Kedua korban terjebak di kamar saat api berkobar,” terangnya.

Kedua korban ditinggal oleh ayahnya yang pada saat itu sedang pergi bekerja. Pada saat kejadian, listrik padam disertai hujan lebat dan korban menyalakan lampu teplok untuk penerangan di rumah.

Lampu tersebut dinyalakan dengan menggunakan minyak tanah yang dimasukkan botol dengan menggunakan sumbu kain. Seorang saksi mengaku telah mengingatkan korban agar tidak bermain dengan api.

Baca Juga :  Tetap Sejuk dan Eksis! Goojodoq GFS025 Jadi Pendamping Wajib Saat Cuaca Panas Ekstrem

Arry menjelaskan jika informasi mengenai kebakaran ini diketahui setelah Bhabinkamtibmas Kampung Pinang Sebatang Timur dihubungi warga.

Personel Bhabinkamtibmas segera menuju lokasi kejadian dan saat tiba di lokasi menemukan dua anak laki-laki dalam kondisi meninggal dunia dan lima rumah habis terbakar.

Akibat kejadian ini timbul kerugian material berupa lima unit rumah petak yang dimiliki tiga orang, surat-surat berharga milik orangtua korban, dan barang lainnya. (suara.com)

Berita Terkait

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS
Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat
Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak
Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi
Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!
Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang ‘Menciut’
Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 April 2026 - 13:40 WIB

Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat

Selasa, 21 April 2026 - 12:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak

Selasa, 21 April 2026 - 09:41 WIB

Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi

Selasa, 21 April 2026 - 05:57 WIB

Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!

Selasa, 21 April 2026 - 05:47 WIB

Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang ‘Menciut’

Senin, 20 April 2026 - 21:36 WIB

Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting

Berita Terbaru

Perwakilan karyawan PT AKT usai audiensi dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Murung Raya di Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 Apr 2026 - 18:35 WIB