Dewan Barut Panggil RDP Sejumlah Perusahaan, Diadukan Mencemari Sungai di Dua Kecamatan

- Jurnalis

Selasa, 16 Mei 2023 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini berlangsung di Aula rapat DPRD Barito Utara ini, mengagendakan pembahasan laporan dan keluhan warga terkait pencemaran di sejumlah sungai, Selasa (16/5/2023). Foto:Delia/1tulah.com

Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini berlangsung di Aula rapat DPRD Barito Utara ini, mengagendakan pembahasan laporan dan keluhan warga terkait pencemaran di sejumlah sungai, Selasa (16/5/2023). Foto:Delia/1tulah.com

1tulah.com, MUARA TEWEH-Sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Lahei dan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara diminta turut bertanggungjawab terhadap pencemaran sungai di wilayah setempat.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, mengundang sejumlah perusahaan pertambangan batubara dan perkayuan, yang beroperasi di wilayah Kecamatan Lahei dan Lahei Barat.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini berlangsung di Aula rapat DPRD Barito Utara ini, mengagendakan pembahasan laporan dan keluhan warga terkait pencemaran di sejumlah sungai, Selasa (16/5/2023).

Adapun sejumlah perusahana yang diundang antara lain, PT Tamtama Perkasa, PT KTC, PT Barito Putra, PT Barito Pasifik, PT Arsy Nusantara, PT Permata Indah Sinergi, PT Hilcon, PT Victor Dua Tiga Mega dan CV LBS.

Rapat dengar pendapat itu dipimpin langsung Ketua Komisi III, H Tajeri. Sementara dari pihak eksekutif dihadiri Asisten Bidang Pembangunan Evereadi Noor, Kadis Lingkungan Hidup, Iriawaty Karawaheny, Camat Lahei, Anwar Sadat Camat Lahei Barat, Adi Suwarman serta empat kepala desa di Kecamatan Lahei dan Lahei Barat.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Kepala Desa Muara Pari Kecamatan Lahei, Mukti Ali mengaku, sungai di daerahnya tercemar diduga akibat aktifitas operasional PT Tamtama Perkasa.

Mukti Ali menyatakan siap membuktikan dugaan pencemaran yang dilakukan oleh perusahaan di wilayahnya.

Widiarsono perwakilan PT Tamtama Perkasa menanggapi pernyatan Kepala Desa Muara Pari, mengatakan,  saat ini perusahaan mereka telah telah mengaktifkan lima staling pond dimana setiap bulannya diadakan pelaporan. Pelaporannya langsung ke pusat.

Soal permasalahan pencemaran yang disampaikan warga menurutnya pada kenyataannya masih dinilai normal. Sedang menyangkut masalah rektutmen tenaga kerja lokal, Widiarsono mengakui, tidak semua desa yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan terakomodir.

Sementara itu, Kepala Desa Benao Hilir, Astronot, juga menyampaikan hal sama, bahwa dampak pencemaran lingkungan di desanya, akibat adanya aktivitas pertambangan batu bara.

Baca Juga :  Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Hal disampaikan Kades Benao Hilir langsung ditanggapi perwakilan Perusahaan PT Permata Indah Sinergi (PIS). Jika pihaknya juga sangat serius meminimalisir masalah dugaan pencemaran.

“Kami juga siap jika pihak Dinas Lingkungan Hidup turun ke lapangan, dan melakukan uji sampel apakah sungai yang dekat dengan aktifitas kami terjadi pencemaran,” timpalnya.

Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup,  Iriawaty Karawaheny, mengimbau perusahaan tambang untuk aktif melaporkan uji sampel sungai-sungai yang ada di wilayah operasi kerjanya. Hal ini guna memudahkan kontrol dan pengawasan.

“Kami tidak mesti harus turun terus ke lapangan, karena terkendala dana. Jadi kami mengimbau perusahan aktif melaporkan uji sampel sungai-sungai disekitar wilayah kerja,” kata Iriawaty Karawaheny.

Sementara itu, pimpinan rapat H Tajeri, meminta perusahaan menindaklanjuti laporan dan keluhan warga. Sedang terkait kendala dinas lingkungan hidup tidak bisa turun lapangan, nanti kami bantu usulan anggaran di tahun berikutnya,” kata Tajeri.(Delia)

Berita Terkait

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!
Komitmen Sosial PT SMM, 51 Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Terima Bantuan
PT SMM Bersama Pemerintah Daerah Resmikan Gereja GPDI Desa Pendreh
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut
Hari Sumpah Pemuda 2026: Pemuda Kalteng Diajak Penguat SDM dan Jaga Falsafah Huma Betang
Penanganan Karhutla: DPRD Kalteng Desak Pemda Jujur Soal Anggaran dan Dorong Status Bencana Nasional
Transparansi Dana Banpres Karhutla Rp235 Miliar: Komisi III DPRD Kalteng Tuntut Laporan BPB-PK
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:32 WIB

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Komitmen Sosial PT SMM, 51 Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Terima Bantuan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:32 WIB

PT SMM Bersama Pemerintah Daerah Resmikan Gereja GPDI Desa Pendreh

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:13 WIB

DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:38 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026: Pemuda Kalteng Diajak Penguat SDM dan Jaga Falsafah Huma Betang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Penanganan Karhutla: DPRD Kalteng Desak Pemda Jujur Soal Anggaran dan Dorong Status Bencana Nasional

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Transparansi Dana Banpres Karhutla Rp235 Miliar: Komisi III DPRD Kalteng Tuntut Laporan BPB-PK

Berita Terbaru

Sejumlah anggota Damkar saat melakukan pemadaman pada salah satu lahan yang terbakar. Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui BPBD secara resmi memutuskan untuk memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla serta Kekeringan Tahun 2026.

Seruyan

Suling Tambun Nihil Karhutla, Seruyan Hilir Timur Terparah

Senin, 2 Nov 2026 - 15:23 WIB

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., disambut oleh masyarakat saat melaksanakan kunjungan kerja ke salah satu kecamatan di Seruyan belum lama ini.

Seruyan

Warga Nantikan Layanan Cetak KTP di Hanau

Senin, 2 Nov 2026 - 10:25 WIB