Keluarga Menduga, Pelaku Nekat Tebas Menantu dan Cucu Karena Penyakitnya Kambuh

- Jurnalis

Senin, 24 April 2023 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakak pelaku, Parianto alias ewe dan istri, Aryati, saat ditemui media ini dan  menceritakan kronologis peristiwa adiknya FIrmasyah (pelaku) menebas menantu dan cucunya secara brutal, Senin (24/4/2023) pagi. Foto. Deni/1tulah.com

Kakak pelaku, Parianto alias ewe dan istri, Aryati, saat ditemui media ini dan menceritakan kronologis peristiwa adiknya FIrmasyah (pelaku) menebas menantu dan cucunya secara brutal, Senin (24/4/2023) pagi. Foto. Deni/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Keluarga korban menduga Firmansyah (31) yang mengamuk dan melukai menantunya, Rini serta cucunya A (bocah berumur 2 tahun) di rumah lanting terapung, di Jalan Pangeran Antasari (bukan jalan Panglima Batur) Kelurahan Melayu, Kabupaten Barito Utara, Kalteng, karena penyakitnya kambuh.

“Sebelum kejadian pelaku (adik saya) sempat minta dibelikan obat penyakit  tipes dan malaria.  Karena tak ada, saya sempat mencari cacing di pantai, lalu menggorengnya dan meminta dia meminum obat cacing yang sudah dimasukkan ke dalam kapsul,” kata Parianto alias Ewe, kakak kandung pelaku menuturkan kepada 1tulah.com, Senin 24 April 2023 pagi.

Saat wartawan media ini bertamu ke rumahnya, Parianto dan istrinya Ariyati, bercerita peristiwa nahas sore minggu kemarin.

Adik iparnya, Firmansyah (pelaku,red) dan istrinya, berkunjung ke rumahnya sabtu sore. Mereka malah ikut tidur di rumah lanting. Sampai keesokan harinya, seperti biasa, mereka ngobrol dan makan bareng di teras luar rumah lanting. Saat itulah, pelaku menanyakan ke istri kakaknya Ariyati minta dicarikan obat tipes.

“Saya tidak tahu apakah obat cacing yang sudah dimasukkan kedalam kapsul diminum atau tidak. Tapi sore itu, pelaku masuk ke dalam rumah. Tak berapa lama ada teriakan dan suara gaduh di dalam. Suami saya masuk menangkap pelaku yang ngamuk,” tutur Aryati.

Baca Juga :  Bupati Barito Utara Hadir di Pembukaan MTQ Korpri VIII, Beri Dukungan untuk Kafilah

Berita terkait : Tak Dikasih Pinjam Ranmor, Pria ini Mengamuk Aniaya Sepupu dan Keponakannya Masih Balita Hingga Putus Tangan

Mereka sempat adu gulat dari dalam rumah hingga ke luar lanting. Parang yang dipegang pelaku sempat diambil anak Aryati. Saat bergulat di teras lanting, pelaku tercebur. Lalu tersadar.

“Suami saya maupun saya sendiri yang tidak berani menegur, sampai akhirnya polisi datang dan mengamankan pelaku lalu membawanya ke kanmtor polisi. Sementara menantu saya Rita dan anaknya A dilarikan warga ke rumah sakit,” beber Aryati.

Lalu benarkah seperti pengakuan istri pelaku dan juga pelaku Firmansyah, ia sakit hati lantaran tidak dipinjam sepeda motor oleh suami korban bernama Amat? Parianto alias Ewe maupun istrinya Aryati, malah tidak mengetahui.

“Rasanya tidak mungkin hal sepele itu, adik saya (pelaku) mengamuk seperti orang kesurupan hingga tega menebas menantu dan cucu saya,” terang Aryati.

Sementara Parianto alis Ewe, terus larut dalam kesedihan. Sebab dua korban dan juga pelaku merupakan masih satu keluarga. Dua korban Rita adalah menantunya. A (2 tahun) adalah cucunya. Sedang pelaku Firmansyah, merupakan adiknya sendiri.

Baca Juga :  Safari Jumat di Gunung Purei, Bupati Barito Utara Soroti Percepatan Infrastruktur

“Kalau pelaku meski adik saya sendiri dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saat ini yang membuat kami pusing, untuk biaya menantu dan cucu saya di rumah sakit, kami tidak ada uang. Mengurus SKTM dan BPJS kami juga kesulitan,” ungkapnya.

Suami korban, Amat, belum sempat diwawancarai media ini, karena sedang menunggu istri dan anaknya di rawat intensif di rumah sakit. Kedua korban Rita dan A ( berumur 2 tahun), dari infomrasi diperoleh media ini, telah sukses menjalani penanganaN darurat dan sudah lepasm dari masa kritis.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi biadab dilakukan seorang paman terhadap ponakannya hanya gara-gara tidak dipinjami sepeda motor.

Karena niatnya hendak meminjam sepeda motor bertempuk sebelah tangan, paman bernama Firmansyah (31), warga Desa Trinsing Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara (Barut) tega menganiaya keponakannya Rita dan cucu (anak balita) bernama Abdullah hingga mengalami luka bacokan dan tangannya putus.(*)

 

 

 

Berita Terkait

Penataan Kawasan Kumuh di Kelurahan Lanjas Dimulai, Bupati Resmikan Groundbreaking
Ramah Tamah HUT ke-76 Barito Utara, Pererat Silaturahmi dan Sinergi Daerah
Gubernur Kalteng Ajak Masyarakat Dukung Program Huma Betang di HUT ke-76 Barito Utara
27 Tersangka Kasus Narkoba dan Kejahatan Jalanan 3 C di Ciduk Polres Barito Utara
Gubernur Agustiar Titipkan Pesan Pembangunan pada HUT ke-76 Barito Utara
FBIMBT 2026 Resmi Ditutup, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Pelestarian Budaya
Batara Expo 2026 Resmi Dibuka Bupati Shalahuddin
Safari Jumat di Gunung Purei, Bupati Barito Utara Soroti Percepatan Infrastruktur
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:14 WIB

Penataan Kawasan Kumuh di Kelurahan Lanjas Dimulai, Bupati Resmikan Groundbreaking

Senin, 29 Juni 2026 - 22:49 WIB

Ramah Tamah HUT ke-76 Barito Utara, Pererat Silaturahmi dan Sinergi Daerah

Senin, 29 Juni 2026 - 22:44 WIB

Gubernur Kalteng Ajak Masyarakat Dukung Program Huma Betang di HUT ke-76 Barito Utara

Senin, 29 Juni 2026 - 18:13 WIB

27 Tersangka Kasus Narkoba dan Kejahatan Jalanan 3 C di Ciduk Polres Barito Utara

Senin, 29 Juni 2026 - 17:33 WIB

Gubernur Agustiar Titipkan Pesan Pembangunan pada HUT ke-76 Barito Utara

Senin, 29 Juni 2026 - 17:29 WIB

FBIMBT 2026 Resmi Ditutup, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Pelestarian Budaya

Senin, 29 Juni 2026 - 17:24 WIB

Batara Expo 2026 Resmi Dibuka Bupati Shalahuddin

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:47 WIB

Safari Jumat di Gunung Purei, Bupati Barito Utara Soroti Percepatan Infrastruktur

Berita Terbaru