1TULAH.COM – Sebuah kabar duka kembali datang dari industri hiburan tanah air. Kali ini, dunia musik kembali kehilangan salah satu penyanyi terbaiknya.
Vokalis Kahitna, Carlo Saba dilaporkan telah meninggal dunia.
Kabar ini dikonfirmasi langsung lewat postingan duka Hedi Yunus dalam akun Instagram-nya pada Rabu (19/4) malam sekitar pukul 22.11 WIB.
Hedi Yunus mengunggah foto yang menunjukkan momen kebersamaan dirinya bersama Carlo Saba yang dilengkapi dengan emoji menangis.
Tak hanya Hedi Yunus, kabar duka ini juga dikonfirmasi langsung oleh Yovie Widianto.
Kepada rekan-rekan media, ia membenarkan kalau sahabatnya itu sudah berpulang.
“Innalillahi wa innailaihi rajiun. Sahabatku Carlo Saba berpulang. Kami sekarang berkumpul menuju rumah duka. Mohon dimaafkan segala kesalahan, dan mohon doa agar mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Amin,” kata Yovie saat dihubungi.
Posisi Carlo Saba di Kahitna memang vital dan tak tergantikan.
Ia menjadi kombinasi sempurna trio Carlo, Hedi Yunus dan Mario Ginanjar yang selalu menembangkan lagu-lagu romantis karya Yovie Widianto.
Carlo Saba adalah penyanyi Indonesia keturunan Nusa Tenggara Timur.
Dia lahir pada 5 Januari 1969 silam di Bandung, Jawa Barat.
Dalam karir musiknya, Carlo Saba dikenal luas sebagai salah satu vokalis dan pendiri di grup musik Indonesia, Kahitna bersama Hedi Yunus dan Mario Ginanjar.
Pada tahun 2014, ia merilis album solo pop perdananya yang bertajuk Kepingan Cinta (sebelumnya pernah merilis album rohani pada tahun 1999).
Bersama adik-adiknya, Marthin, Denny, dan Ivan, ia juga membentuk kelompok vokal Saba.
Pria yang memiliki hobi di bidang otomotif dan travelling ini sangat suka mendengarkan musik James Ingram, Chrisye, Chandra Darusman, Barbara Streisand, The Carpenter, dan Stevie Wonder.
Penulis : Nova Elisa Putri
Sumber Berita : bandungbarat.suara.com








![Gelombang panas ekstrem melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York, mencatat suhu mendekati 38 derajat Celsius. [NY Post]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/gelombang-panas-225x129.jpg)








![Gelombang panas ekstrem melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York, mencatat suhu mendekati 38 derajat Celsius. [NY Post]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/gelombang-panas-360x200.jpg)





![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

