Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi, Bupati Kapuas dan Istrinya Terima Uang Rp 8,7 Miliar

- Jurnalis

Selasa, 28 Maret 2023 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ben Brahim dan istrinya Ary Egahni ditahan KPK di Rutan. (Foto: tangkpap layar YouTube KPK)

Ben Brahim dan istrinya Ary Egahni ditahan KPK di Rutan. (Foto: tangkpap layar YouTube KPK)

1TULAH.COM – KPK menetapkan pasangan suami istri, yakni  Bupati Kapuas Ben Brahim dan istrinya Ary Egahni sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi.

KPK mengungkapkan Bupati Kapuas  dan istrinya menerima uang hingga miliaran rupiah.

“Mengenai besaran jumlah uang yang diterima BBSDB dan AE sejauh ini sejumlah sekitar Rp 8,7 Miliar,” ungkap Wakil Ketua KPK Johanis Tanak, 28 Maret 2023.

Baca Juga :  Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Pasutri ini diduga memotong tunjangan ASN di Kalimantan Tengah.

Tak hanya itu, Bupati kapuas dan istrinya juga menerima uang dan fasilitas dari pihak swasta.

“Dengan jabatannya diduga menerima fasilitas dan sejumlah uang dari berbagai satuan kerja perangkat desa (SKPD) yang ada di Pemkab Kapuas termasuk dari beberapa pihak swasta,” ujar Johanis.

Ben Brahim S Bahat ini sudah menjabat selama dua periode, 2013-2018 dan 2018-2023.

Baca Juga :  Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Istrinya, Ary Egahni Ben Bahat merupakan anggota DPR Republik Indonesia.

Sejumlah uang yang diterima tersebut digunakan untuk membayar lembaga survey.

Sementara itu, pasutri ini ditahan di Rutan KPK dan dijerat Pasal 12 huruf f dan Pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi. (Delia Anisya Fitri)

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Berita Terbaru