Tajeri Kecewa Tidak Ada Sanksi oleh Pemkab Barut, Padahal Tahu Agen Nakal Memainkan harga LPG Bersubsidi

- Jurnalis

Kamis, 23 Maret 2023 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Barito Utara, H Tajeri.
 foto.dok.1tulah.com

Anggota DPRD Barito Utara, H Tajeri. foto.dok.1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara, Tajeri kembali mengeluarkan kekesalannya, terkait langkah Pemkab barito Utara yang hingga kini belum melakukan penindakan terhadap agen dan pangkalan nakal memainkan harga LPG bersubsidi 3 kg.

Politisi partai Gerindra ini juga menyayangkan langkah Pemkab yang hanya melayangkan surat teguran terhadap para agen, bukan malalh menindak dan memberi sanksi.

“Menurut saya surat ini sangat baik. Secara administratif sangat kuat untuk mengambil tindakan sesuai dengan perundangan yang berlaku, tindakan tegas harus diambil oleh Pemerintah Daerah sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat,” kata Tajeri, Kamis 23 Maret 2023.

Dikatakannya, aturan jelas dan tegas. Sekarang tinggal pemerintah daerah mau atau tidak mengambil langkah konkrit dilapangan.

“Saya sebagai wakil rakyat merasa kecewa masalah ini berlarut- larut. Kasihan masyarakat yang kurang mampu yang seharusnya menikmati uang subsidi dalam bentuk harga si MILON yang sudah disubsidi. Apalagi Bulan Suci Ramadhan sudah di ambang pintu,” terangnya.

Baca Juga :  Megawati Sebut Anak Muda Warisi Bumi yang Rusak Akibat Keserakahan Generasi Sebelumnya

Karena belum ada gerakan dan tindakan tegas pemerintah daerah bersama perangkat lengkapnya, Tajeri  menghimbau kepada masyarakat, apabila menemukan harga LPG bersubsidi 3 kg tidak wajar atau tidak sesuai HET yang ditetapkan pemerintah daerah, jangan takut untuk melaporkan ke pemerintah daerah atau Tim yang sudah dibentuk, dengan harapan masalah ini cepat tuntas.

“Kami juga menunggu janji Tim untuk segera menertibkan aturan ini. Karena harga si MILON harus sesuai HET,” katanya  sembari mengatakan, apabila tidak mengindahkan dengan surat pernyataan yang dibuat, maka pemerintah akan menindak tegas.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Barut mengeluarkan surat teguran terhadap empat agen karena berdasarkan hasil pantauan di lapangan masih ditemukan, sebagai berikut :

  1. Penjualan LPG tabung 3 kg belum sepenuhnya dilaksanakan sesuai HET.
  2. Masih terjadi pendistribusian LPG tabung 3 kg ke kios-kios tidak resmi yang dapat menyebabkan harga melebihi HET yang sudah ditentukan.
  3. Khusus di Kota Muara Teweh, masih ditemukan beberapa pangkalan yang tidak aktif mendistribusikan LPG tabung e kg ke masyarakat sesuai peruntukannya.
  4. Memperhatikan point 1, 2, dan 3, maka diminta kepada saudara untuk konsisten membina pangkalan atau mitra kerja masing-masing agar dapat memenuhi ketentuan berlaku sesuai surat pernyataan yang dibuat.
Baca Juga :  Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?

Surat teguran Pemkab Barut ini ditandatangani oleh Ketua Tim Pemantau HET, Sekda Muchlis.

Sementara itu pantauan media ini dilapangan, ketersediaan LPG bersubsidi 3 kg di Kota Muara Teweh, tersedia melebihi dari cukup. Malah hampir di semua kios di dalam Kota Muara Teweh terlihat banyak stok.

Mengenai harga, masih tinggi di jual di pasaran. Kisaran harga dari Rp27.000 per tabung hingga seharga Rp35.000 per tabung.

Sementara harga LPG bersubsidi 3 kg di desa-desa kecamatan masih tinggi, kisaraan harga Rp50.000 per tabung. (*)

 

 

Berita Terkait

Sentimen Positif China Dongkrak Harga Batu Bara Global, Bursa Newcastle dan Rotterdam Hijau
Viral Pagi, Lupa Sore: Jebakan Algoritma yang Mengubah Cara Kita Berpikir
Apa Itu VPN? Mengenal Cara Kerja, Manfaat, dan Panduan Aman Menggunakannya
Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?
Waspada! YLBHI Ungkap Dampak Buruk RUU Propaganda Asing Bagi Jurnalis & LSM
Presiden Prabowo Bertemu dengan 1200 Rektor Diskusi soal Strategi Pendidikan Nasional
Komitmen Terus Sinergi bersama Pemkab Barut, PT BDA Minta Maaf! Bupati H Shalahuddin: Harap Tak Terulang Lagi
Prabowo Beri Koreksi Desain dan Fungsi IKN, Mensesneg: Fokus Antisipasi Iklim dan Fasilitas Lembaga
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:25 WIB

Sentimen Positif China Dongkrak Harga Batu Bara Global, Bursa Newcastle dan Rotterdam Hijau

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:37 WIB

Viral Pagi, Lupa Sore: Jebakan Algoritma yang Mengubah Cara Kita Berpikir

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:48 WIB

Apa Itu VPN? Mengenal Cara Kerja, Manfaat, dan Panduan Aman Menggunakannya

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:06 WIB

Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:30 WIB

Presiden Prabowo Bertemu dengan 1200 Rektor Diskusi soal Strategi Pendidikan Nasional

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:38 WIB

Komitmen Terus Sinergi bersama Pemkab Barut, PT BDA Minta Maaf! Bupati H Shalahuddin: Harap Tak Terulang Lagi

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:43 WIB

Prabowo Beri Koreksi Desain dan Fungsi IKN, Mensesneg: Fokus Antisipasi Iklim dan Fasilitas Lembaga

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:59 WIB

Rupiah Hari Ini Bangkit ke Rp16.862 per Dolar AS, Intervensi BI Akhiri Tren Negatif 8 Hari

Berita Terbaru