Home / Berita

Selasa, 24 Januari 2023 - 21:44 WIB

Sampakan Pembelaan, Ricky Rizal Minta Maaf kepada Sang Ibu

Usai Disuruh Baca Alquran, Ricky Rizal Akhirnya Jujur soal Kematian Brigadir J: Sesuatu yang Sangat Saya Sesali! (Tangkap layar)

Usai Disuruh Baca Alquran, Ricky Rizal Akhirnya Jujur soal Kematian Brigadir J: Sesuatu yang Sangat Saya Sesali! (Tangkap layar)

1TULAH.COM – Setelah Kuat Ma’ruf Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), yakni Brigadir Ricky Rizal membacakan nota pembelaan atau pledoi pada persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2023) siang.

Terlihat Ricky Rizal menangis tersedu-sedu saat membacakan nota pembelaan atau pledoi dalam persidangan.

Entah demi menarik simpati atau memang benar menuangkan emosi dan kesedihan dalam hatinya, Ricky Rizal banyak meluapkan curhatannya dalam pledoinya.

Melansir suara.com (jaringan 1tulah.com) Ricky Rizal curhat di hadapan majelis hakim bahwa dirinya menyesali harus berbohong demi Sambo.

Ia kerap mendapat tekanan oleh para penyidik agar berkata jujur dan blak-blakan mengungkap skenario sosok eks Kadiv Propam tersebut.

“Saya merasa sangat gelisah, tertekan dan tidak tenang karena tidak menyampaikan kejadian yang sebenarnya,” kata Ricky saat membacakan nota pembelaan atau pledoi di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2023).

Baca Juga :  Bareskrim Polri Tangkap Penggugat Jokowi Dugaan Penistaan Agama

Ricky Rizal akhirnya berkata jujur ketika penyidik menyuruhnya untuk membaca Quran.

“Kemudian saya diminta untuk membaca ayat Alquran, setelah itu saya menuliskan testimoni peristiwa yang terjadi pada tanggal 08 Juli 2022 di rumah Duren Tiga. Sesuatu yang sangat saya sesali, yang seharusnya saya sampaikan dari awal dilakukan pemeriksaan oleh penyidik kepada saya,” sesal Ricky Rizal.

Menangis tersedu-sedu di hadapan sang ibu

Satu hal yang membuat pembacaan pledoi Ricky Rizal menjadi momen haru adalah kehadiran sosok ibunda.

Ricky Rizal di hadapan ibunya memohon maaf lantaran sang ibunda harus terseret dalam kasus Brigadir J. Sembari menangis tersedu-sedu Ricky Rizal melayangkan permohonan maafnya.

“Maafkanlah anakmu ini, Ibu, sudah membuat Ibu mengalami semua ini,” tangis Ricky Rizal.

Ricky Rizal juga turut menceritakan kisah pilu sang ibu yang harus bekerja membanting tulang sebagai seorang guru SD.

Baca Juga :  Pantau Vaksinasi Covid-19 di Barito Utara, Wakapolda Kalteng Bagikan Bansos

Terseretnya Ricky dalam kasus Brigadir J menambah derita dan perjuangan sang ibu yang kini memasuki usianya yang senja.

“Saat ini di usia beliau yang sudah lanjut, harus menghadapi cobaan dan ujian yang sangat berat ini, namun dengan sabar dan ikhlas, beliau selalu mengingatkan saya, menguatkan saya, dan percaya bahwa Allah akan memberikan pertolongan kepada kami,” curhat Ricky Rizal.

“Ibu adalah orang yang paling saya sayangi di dunia ini,” lanjutnya.

Ricky juga curhat bahwa sang ibunda harus berjuang seorang diri lantaran ayah Ricky sudah meninggal dunia. Sang Brigadir juga mengaku telah ikhlas terhadap kepergian sang ayah.

“Tapi saya harus ikhlas karena saya percaya semua itu terjadi karena Allah lebih sayang kepada beliau,” lanjut Ricky sekali lagi.
(sumber : suara.com)

 

Share :

Baca Juga

Berita

Reses ke Dapil III Kalteng, Legislator Ini Terima Banyak Aspirasi

Berita

Usai Bertengkar, Oknum Polisi Ini Tembak Anak, dan Istri Lalu Dor Dirinya Sendiri
Ratusan PPS se Murung Raya dilantik dan diambil sumpahnya oleh ketua KPU Mura Sanjaya Rabu 24 Januari 2023 di GPU Tira Tangka Balang. (foto : Suroso/1tulah.com)

Berita

Ratusan PPS Murung Raya Dilantik

Berita

Hendak Bepergian dengan Pesawat, Warga Buntok Bayar Joki Vaksin Gantikan Anak dan Istrinya
Fadillah Arbi Aditama saat jalani FIM JuniorGP 2022 di Aragon (Dok. AHM)

Berita

Fadillah Arbi Aditama Turun Balapan di JTT JuniorGP 2023

Berita

CFD di Kota Buntok Dipusatkan di Taman Iring Witu, Catat Waktunya!

Berita

Kotim Masih Kekurangan Armada Pengangkut, Sampah Menumpuk di Depo

Berita

Kejaksaan Barito Utara Maraton Periksa Sejumlah Saksi Kasus Peremajaan Sawit