Covid-19 Terus Meningkat, Rumah Sakit Beijing Kehabisan Tempat Tidur

- Jurnalis

Jumat, 6 Januari 2023 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasien berbaring di tempat tidur dan tandu di lorong unit gawat darurat rumah sakit, di tengah wabah COVID-19 di Shanghai, China, 4 Januari 2023. (Foto: Reuters)

Pasien berbaring di tempat tidur dan tandu di lorong unit gawat darurat rumah sakit, di tengah wabah COVID-19 di Shanghai, China, 4 Januari 2023. (Foto: Reuters)

1TULAH.COM – Virus Covid-19 di ibu kota China, Beijing terus meningkat, rumah sakit di Beijing kehabisan tempat tidur.

Kasus Covid-19 terus meningkat membuat para pasien yang kebanyakan lansia di Rumah Sakit Chuiyangliu, Beijing harus berbaring di tandung di lorong-lorong dan menerima oksigen sewaktu duduk di korusi roda karna kehabisan tempat tidur.

Lonjakan orang sakit yang membutuhkan rawat inap di rumah sakit tersebut  menyusul kebijakan China pada bulan lalu yang meninggalkan restriksinya yang paling ketat terkait pandemi setelah tiga tahun memberlakukan lockdown, larangan perjalana dan penutupan sekolah.

Baca Juga :  Pemkab Mura Matangkan Persiapan Sambut Peserta Sinode Umum GKE

Berbagai pembatasan ini pun nyatanya membebani ekonomi China dan mendorong protes di jalan-jalan.

Pakar kesehatan internasional memperkirakan setidaknya akan ada satu juta kematian di China yang diakibatkan Covid-19 tahun ini.

Namun pemerintah China melaporkan hanya ada 5 kematian akibat Covid-19 pada Selasa, 3 Januari 2023 dan 3 kematian pada Senin, 2 Januari 2023.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) diperkirakan akan merilis informasi tentang pembicaraan dengan sekelompok ilmuwan China di tengah kekhawatiran atas keakuratan data pemerintah China tentang penyebaran dan evolusi wabah.

Baca Juga :  Piala Dunia 2026: Maroko Depak Belanda, Jalanan Amsterdam dan Utrecht Diwarnai Kerusuhan

Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Rabu, 4 Januari 2023 mengatakan ia prihatin mengenai kurangnya data wabah dari pemerintah China.

China telah berusaha untuk membuat lebih banyak lagi populasi lansianya yang divaksinasi. Akan tetapi, upaya tersebut terhambat oleh skandal masa lalu yang melibatkan obat palsu dan peringatan sebelumnya mengenai efek samping vaksin di kalangan para lansia.

Vaksin yang dikembangkan di dalam negeri China juga dianggap kurang efektif dibandingkan dengan vaksin mRNA yang digunakan di tempat lain. (Delia Anisya Fitri)

Sumber: voaindonesia.com

Berita Terkait

Heboh Kartu Merah Balogun di Piala Dunia, Nama Lionel Messi Ikut Terseret Kontroversi
Lumpuh Akibat Cuaca Ekstrem, Gelombang Panas AS Tekan Jaringan Listrik dan Transportas
Gresini Racing Rombak Skuad, Joan Mir dan Dani Holgado Jadi Andalan Baru untuk MotoGP 2027
PORCAM 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Murung Raya
Harapan Politisi Golkar Kalteng di Hari Bhayangkara ke-80: Polri Makin Dicintai Rakyat!
Sisi Gelap Piala Dunia 2026: Mesin Uang FIFA dan Pemicu Ledakan Judi Online
Dukung Program MBG, Polri Targetkan Bangun 1.500 SPPG
Polda Metro Jaya Catat 2.216 Kasus Kejahatan 3C Hingga Juni 2026

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:50 WIB

Heboh Kartu Merah Balogun di Piala Dunia, Nama Lionel Messi Ikut Terseret Kontroversi

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:44 WIB

Lumpuh Akibat Cuaca Ekstrem, Gelombang Panas AS Tekan Jaringan Listrik dan Transportas

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:21 WIB

Gresini Racing Rombak Skuad, Joan Mir dan Dani Holgado Jadi Andalan Baru untuk MotoGP 2027

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:48 WIB

PORCAM 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Murung Raya

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:23 WIB

Harapan Politisi Golkar Kalteng di Hari Bhayangkara ke-80: Polri Makin Dicintai Rakyat!

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:12 WIB

Sisi Gelap Piala Dunia 2026: Mesin Uang FIFA dan Pemicu Ledakan Judi Online

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:28 WIB

Dukung Program MBG, Polri Targetkan Bangun 1.500 SPPG

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:26 WIB

Polda Metro Jaya Catat 2.216 Kasus Kejahatan 3C Hingga Juni 2026

Berita Terbaru