Korupsi Bikin Negara Susah Lepas Dari Middle Income Trap

- Jurnalis

Rabu, 14 Desember 2022 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan, Sri Mulyani sumber foto : suara.com

Menteri Keuangan, Sri Mulyani sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan korupsi menjadi salah satu penyebab sebuah negara sulit lepas dari middle income trap.

Sri Mulyani mengungkapkan, untuk bisa lepas dari middle income trap, sebuah negara mesti mampu menyediakan solusi dari masalah kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kebijakan ekonomi untuk bisa menciptakan kemakmuran yang berkelanjutan.

Namun dalam perjalannya, salah satu elemen terpenting untuk bisa lepas dari jebakan negara berpendapatan menengah adalah negara mampu mengelola ancaman korupsi.

Sebab, efek erosi dan korosif korupsi menggerogoti setiap negara mengupayakan kemajuannya.

“Sehingga setiap kali maju, efek erosi dan korosif dari korupsi itu menggerogoti setiap upaya kemajuannya. Sehingga negara-negara ini terus menerus di dalam perangkat negara yang hanya setengah maju atau sedikit di atas posisi negara miskin,” ungkap Menkeu pada Puncak Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Kementerian Keuangan Tahun 2022 “Integritas Tangguh, Pulih Bertumbuh” di Jakarta, Selasa (13/12/2022).

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!

Elemen lain dampak korupsi yakni terciptanya inequality atau kesenjangan yang sangat timpang.

Menkeu menjelaskan, dimana terdapat sekelompok yang sangat kaya dan biasanya menguasai politik, ekonomi, dan sosial, namun mayoritas masyarakat banyak menghadapi kemiskinan.

Untuk itulah, diperlukan kegiatan melawan korupsi. Melawan korupsi adalah identik dengan kegiatan untuk menciptakan suatu kesejahteraan bersama yang adil. Menkeu berharap, kegiatan melawan korupsi dilakukan setiap saat, tidak hanya diperingati dalam Hakordia.

Baca Juga :  Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten

“Kalau kita gagal membangun institusi yang basisnya adalah tata kelola yang baik, ada check and balance dan mampu untuk terus menekan kemungkinan terjadinya penyelewengan dan penyakit korupsi, kita sebetulnya di dalam perang untuk menjaga momentum perbaikan ekonomi untuk terlepas dari middle income trap,” ungkap Menkeu. (Nova Eliza Putri)

Artikel ini pertama kali tayang di suara.com dengan judul Sri Mulyani: Kondisi Ekonomi Bisa Buruk Gara-gara Korupsi.

Berita Terkait

Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting
Tekan Angka Stunting, Pemkab Mura Perkuat Kolaborasi 
Polres Lebak Usut Dugaan Penipuan Travel Umrah Bodong Rugikan Jemaah Ratusan Juta
Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang
21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial
Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX
Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO
Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 21:36 WIB

Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting

Senin, 20 April 2026 - 16:39 WIB

Polres Lebak Usut Dugaan Penipuan Travel Umrah Bodong Rugikan Jemaah Ratusan Juta

Senin, 20 April 2026 - 15:44 WIB

Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang

Senin, 20 April 2026 - 11:18 WIB

21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial

Senin, 20 April 2026 - 11:09 WIB

Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX

Senin, 20 April 2026 - 06:31 WIB

Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO

Minggu, 19 April 2026 - 20:57 WIB

Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten

Minggu, 19 April 2026 - 20:49 WIB

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Berita Terbaru

Wabup Rahmanto Muhidin, saat memimpin rapat koordinasi TPPS tahun 2026 yang digelar di Aula Setda Gedung A Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting

Senin, 20 Apr 2026 - 21:36 WIB