Mengenal Sosok Sofyan Amrabat, Gelandang Jangkar Maroko

- Jurnalis

Rabu, 7 Desember 2022 - 23:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelandang Timnas Maroko, Sofyan Amrabat tampil di Piala Dunia 2022. [Kirill KUDRYAVTSEV / AFP]

Gelandang Timnas Maroko, Sofyan Amrabat tampil di Piala Dunia 2022. [Kirill KUDRYAVTSEV / AFP]

1TULAH.COM – Timnas Maroko kembali meneruskan kejutannya di Piala Dunia 2022 ini. Usai berhasil menjuarai Grup F yang berisikan Belgia, Kroasia, dan Kanada, The Atlas Lions berhasil menyingkirkan tim kuat Spanyol, Rabu (7/12/2022) dini hari WIB.

Di balik keberhasilan Maroko ini, nama sang kiper Yassine Bounou dielu-elukan, karena menjadi pahlawan Singa Atlas berkat refleknya yang menggagalkan tiga penalti Spanyol.

Tapi sebelum Yassine Bounou menunjukkan aksi heroiknya, para pemain dan pendukung Maroko harus berterima kasih kepada sosok sang gelandang jangkar, Sofyan Amrabat

Dalam duel di babak 16 besar Piala Dunia 2022 itu, Maroko berhasil menyingkirkan Spanyol lewat drama adu penalti, setelah kedua tim bermain imbang 0-0 selama 120 menit.

Di babak adu penalti itu, tiga eksekutor Spanyol yakni Pablo Sarabia, Carlos Soler, dan Sergio Busquets, gagal mengkonversi penalti menjadi gol.

Sedangkan tiga dari empat penendang Maroko berhasil menuntaskan tugasnya dan membawa Singa Atlas mencetak sejarah untuk pertama kalinya lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2022.

Amrabat menjadi pemain yang berhasil menetralkan lini tengah Spanyol yang berisikan Pedri, Gavi, dan Busquets. Ia mampu menahan semua serangan yang berasal dari La Furia Roja dari tiga pemain tersebut.

Baca Juga :  Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Karena penampilannya itu, Amrabat pun mendapat julukan Kante-nya Maroko, mengacu pada permainan ngotot yang pernah ditunjukkan pemain Chelsea itu kala menghadapi Real Madrid.

Biar kamu tau inilah sosok Sofyan Amrabat ini. Berikut profil singkatnya.

Andalan Fiorentina

Sofyan Amrabat adalah pemain andalan Maroko dan Fiorentina yang lahir di Belanda pada 21 Agustus 1996 atau 26 tahun silam.

Lahir dan tumbuh di Belanda, Amrabat mengawali kiprahnya di sepak bola dengan membela tim lokal sebelum bergabung akademi FC Utrecht.

Usai menimba ilmu di akademi, Amrabat kemudian berhasil menembus tim senior FC Utrecht dan melakoni debutnya pada 2014.

Nahas perjalanannya bersama FC Utrecht tak berlangsung lama. Pada 2017, Amrabat direkrut Feyenoord Rotterdam dan hanya bertahan semusim.

Gagal di Feyenoord, Amrabat mengambil keputusan dengan berpetualang ke Belgia dan bergabung Club Brugge. Di klub ini, pintu bagi karier profesionalnya pun terbuka lebar.

Usai tampil apik sejak 2018 hingga 2019, Amrabat kemudian dipinjam oleh Hellas Verona pada musim panas 2019.

Baca Juga :  Bocornya Dokumen Rahasia AS: Rencana Akses Udara Menyeluruh di Indonesia dan Dinamika Geopolitik Indo-Pasifik

Hanya butuh enam bulan saja, Hellas Verona mengambil keputusan mempermanenkan Amrabat pada Januari 2020 dan menjualnya ke Fiorentina demi keuntungan besar bagi klub.

Setelah resmi bergabung Fiorentina, Amrabat tak langsung pindah ke Firenze. Ia justru menjalani peminjaman di Hellas Verona hingga musim 2019/2020 usai.

Setelah peminjaman berakhir, Amrabat kemudian bergabung Fiorentina dan menjadi andalan klub berjuluk La Viola tersebut hingga saat ini.

Sedangkan kiprahnya di level internasional bermula di Belanda. Sebelum membela Maroko, Amrabat sempat membela De Oranje U-15.

Namun setelah beranjak dewasa, Amrabat memutuskan membela Maroko yang merupakan asal dari kedua orang tuanya. Ia tergabung bersama Singa Atlas sejak U-17 hingga senior.

Sejak debutnya bersama tim nasional Maroko pada Maret 2017, Amrabat telah tampil sebanyak 42 kali bagi Singa Atlas dengan sumbangan dua assist saja.

Ia pun sempat membela Maroko di Piala Dunia 2018 dan kini menjadi andalan pada Piala Dunia 2022 ini, di mana Amrabat berhasil membawa negaranya mencetak sejarah dengan lolos babak perempat final.

(sumber : suara.com)

Berita Terkait

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15 WIB

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Berita Terbaru