Komnas HAM Sebut Miliki Kunci Penyebab Tragedi Maut Kanjuruhan

- Jurnalis

Rabu, 12 Oktober 2022 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam (kiri) saat memberikan keterangan mengenai Tragedi Kanjuruhan di Kantor Komnas HAM pada Selasa (11/10/2022). (Suara.com)

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam (kiri) saat memberikan keterangan mengenai Tragedi Kanjuruhan di Kantor Komnas HAM pada Selasa (11/10/2022). (Suara.com)

1TULAH.COM – Dalam investigasi ke Malang terkait Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM mendapati berbagai temuan.

Komnas HAM mengaku memiliki video kunci yang dapat menjabarkan secara detail detik-detik terjadinya Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 132 jiwa.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, pihaknya kini sudah mengantongi banyak dokumen dan video yang dinilai bisa menjadi kunci penyebab tragedi maut itu terjadi.

“Banyak dokumen, banyak video dan sebagainya termasuk video yang menurut kami menjadi video sangat kunci kenapa peristiwa itu terjadi. Sangat kunci,” kata Anam kepada wartawan di Kemenko Polhukam, Selasa (11/10/2022).

Baca Juga :  Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang

Anam menyebut, salah satu video yang dimaksudnya, video yang memperlihatkan suasana di pintu 3 Stadion Kanjuruhan.

“Video yang diunggah oleh orang yang dijemput oleh polisi diperiksa, itu video pintu 3 dan pintunya terbuka,” kata Anam.

Meski begitu, Komnas HAM belum bisa menunjukkan video tersebut saat ini. Anam menyatakan, Komnas HAM bakal menggelar konferensi pers terkait hasil investigasi Tragedi Kanjuruhan hari ini Rabu (12/10/2022).

Baca Juga :  Waspada! Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, DPRD Kalteng Ingatkan Potensi Karhutla di Kotim

“Sangat kunci. Nanti kita sebutin di laporan akhir” jelasnya.

Berdasarkan hasil temuan, Komnas HAM mengendus ada jabatan struktural di PT LIB yang mampu mengintervensi permohonan yang diajukan oleh polisi. Sehingga laga Arema vs Persebaya digelar pada malam hari.

“Dengan pendekatan yang menurut kami memang bau strukturalnya sangat kuat dari pihak PT LIB. Yang pasti memang soal jam tayang,” ungkapnya. (suara.com)

Berita Terkait

Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal
Viral Ancaman Tutup Rekening Massal BNI, Buntut Kasus Dana Umat di Aek Nabara Sumut
Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang
Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:34 WIB

Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal

Minggu, 19 April 2026 - 13:23 WIB

Viral Ancaman Tutup Rekening Massal BNI, Buntut Kasus Dana Umat di Aek Nabara Sumut

Minggu, 19 April 2026 - 08:24 WIB

Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17 WIB

Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:58 WIB

Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Berita Terbaru