Tergiur Keuntungan, Warga Bantul Korban Investasi Bodong Tertipu hingga Ratusan Juta

- Jurnalis

Selasa, 6 September 2022 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - investasi bodong (foto : suara.com)

Ilustrasi - investasi bodong (foto : suara.com)

1TULAH.COM – Warga Trimulyo, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul berinisial T (43) menjadi korban penipuan investasi bodong.

Akibatnya korban merugi ratusan juta rupiah. Saat ini polisi sedang menyelidiki kasus tersebut.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry mengutarakan kasus tersebut bermula saat korban ditawari investasi oleh saksi inisial P (59) warga Potorono, Kapanewon Banguntapan, Bantul.

“”Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa [19/4/2022] pukul 20.04 WIB di Keyong Caffe, Keyongan Sabdodadi Bantul,” kata Jeffry, Selasa 6 September 2022

Baca Juga :  Dorong Pemerataan Sinyal, DPRD Kalteng Minta Program Starlink Jangkau Pemukiman Warga

Modus pelaku, kepada korban saksi mengatakan adanya keuntungan sebesar 25 persen setiap pekannya dari dana yang diinvestasikan. Korban yang tergiur dengan keuntungan yang besar akhirnya mentransfer uang ke rekening terlapor inisial MFI (45).

“Korban melakukan transaksi dengan cara transfer sebanyak 17 kali dan tunai sebanyak 4 kali diserahkan langsung kepada terlapor,” jelasnya.

Namun sejak tanggal tersebut hingga saat ini korban belum menerima hasil dari investasi tersebut. “Akibatnya korban mengalami kerugian sebesar Rp850 juta. Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bantul untuk penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Kasus penipuan sendiri sempat menjadi tinggi pada tahun 2021 di Bantul. Hal itu menurut kepolisian terjadi lantaran dampak dari pandemi Covid-19.

Kasus penipuan dan penggelapan masih menjadi sorotan di Bumi Projotamansari. Namun begitu kasus kriminal lainnya terjadi penurunan di akhir tahun 2021 lalu. (suara.com)

Berita Terkait

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri
BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK
Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus
Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat
Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Rabu, 23 September 2026 - 05:53 WIB

Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

Selasa, 22 September 2026 - 18:27 WIB

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

Selasa, 22 September 2026 - 06:10 WIB

Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Berita Terbaru