Kasus Covid-19 Meluas di Barito Utara, Sudah Ada di 4 Kecamatan Warga Terpapar

- Jurnalis

Sabtu, 6 Agustus 2022 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Data terbaru sebaran covid-19 di Barito Utara pertanggal 6 Agustus 2022.Foto.Satgas Covid-19 Barito Utara.

Data terbaru sebaran covid-19 di Barito Utara pertanggal 6 Agustus 2022.Foto.Satgas Covid-19 Barito Utara.

1TULAH.COM, MUARA TEWEH– Sebaran covid-19 di Barito Utara, Kalimantan Tengah, kian meluas. Dari laporan satgas setempat, sebaran covid-19 sudah ada di 4 kecamatan dari 9 kecamatan yang ada di Barito Utara.

Sebelumnya, kasus covid-19 hanya dilaporkan ada di dua Kecamatan Teweh Tengah dan Kecamatan Gunung Timang.

Kekinian kasus covid-19 meluas hingga ke Kecamatan Teweh Baru dan Kecamatn Lahei Barat.

Dari laporan satgas pula, bahwa per tanggal 6 Agustus 2022, ada tambahan 4 orang terkonfirmasi positif.

Mereka warga dari Kecamatn Teweh Tengah 1 orang, Kecamatn Teweh Baru 2 orang dan dari Kecamatan Lahei Barat 1 orang.

Baca Juga :  Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun "Singa Podium" Meninggal Dunia

Penambahan ini menambah jumlah orang terpapar dan harus diisolasi di rumah sakit bertambah menjadi 7 orang. Satu diantaranya isolasi mandiri.

Isolasi mandiri pun yang terpantau satgas covid-19 jumlahnya sebanyak 8 orang. Suspek 3 orang dan kontak erat 3 orang.

Kepala Dinas kesehatan yang juga juru bicara satgas Covid-19 Barito Utara, Siswandoyo, dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan warga masyarakat, untuk selalu menjaga kesehatannya dan selalu menerapkan protokol kesehatan jika berada di luar rumah.

Hal ini sambung dia lantaran di daerah Barito Utara telah terdeteksi virus Corona alias Covid-19, bahkan cenderung meningkat.

Baca Juga :  Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

“Pasien terpapar ada yang di rawat di rumah sakit dan ada yang isolasi mandiri di rumah. Semua dalam pengawasan kami,” terangnya.

Lagi tegasnya, pandemi covid belum usai, angka kasus harian nasional sudah di atas 4000 kasus. Begitu pula di Barito Utara menunjukkan trend meningkat.

“Kami tak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat tetap disiplin jalankan prokes dan segera vaksin, baik vaksin dosis 1, 2 maupun boster,” kata Siswandoyo.(*)

 

 

Berita Terkait

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan
Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Berita Terbaru