Waktu Penyelanggaraan Kalteng Expo Harusnya 2 Minggu

- Jurnalis

Kamis, 14 Juli 2022 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siswandi mengharapkan adanya peningkatan status rumah sakit di Kota Muara Teweh menjadi tipe B atau rumah sakit rujukan.Foto.Ingkit/1tulah.com

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siswandi mengharapkan adanya peningkatan status rumah sakit di Kota Muara Teweh menjadi tipe B atau rumah sakit rujukan.Foto.Ingkit/1tulah.com

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Kalteng Expo dalam rangka memperingati Hari Jadi (Harjad) ke-65 Kalteng, berlangsung dari 12-16 Juli 2022. Gelaran ini sangat strategis dalam mempromosikan potensi maupun produk daerah di Provinsi Kalteng.

Kegiatan yang hanya berlangsung kurang dari satu pekan atau hanya lima hari ini, dinilai Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng Siswandi kurang efektif dalam mempromosikan potensi daerah, lebih-lebih yang terlibat dalam expo ini seluruh kabupaten/kota se-Kalteng.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siswandi mengatakan penyelenggaraan Kalteng Expo ini harusnya selama dua minggu.

“Kegiatan ini kan perdana dilaksanakan pasca pandemi Covid-19 khususnya di Kalteng yang sempat merebak, jika dilaksanakan selama 5 hari saja sangat mepet, idealnya itu dua minggu atau minimal 10 hari,” kata Siswandi kepada 1tulah.com di Palangka Raya, Rabu (13/7/2022).

Baca Juga :  Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Kenapa pelaksanaan kegiatan itu waktunya harus panjang, sebab gelaran Kalteng Expo tersebut merupakan salah satu kegiatan dalam rangka memulihkan ekonomi para pelaku UMKM tidak hanya lokal tapi juga secara nasional.

Selain itu, lanjutnya, di Kalteng sendiri pastinya akan banyak pelaku UMKM maupun IKM yang berpartisipasi dari seluruh daerah dalam kegiatan tersebut, sehingga kesempatan ini dinilai sangat bagus untuk memulihkan perekonomian.

“Jika waktunya mepet, maka kesempatan untuk memulihkan perekonomian itu masih kurang, harusnya kan waktunya panjang. Sehingga dari situ bisa menambah penghasilan pelaku UMKM, kalau bisa kita minta diperpanjang,” ujarnya.

Baca Juga :  MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres

Terlepas dari itu, untuk kedepan diharapkan pelaksanaan Kalteng Expo kali ini bisa di evaluasi dan saran yang diberikan menjadi bahan evaluasi agar dalam melaksanakan kegiatan seperti ini waktunya tidak dibatasi atau dilaksanakan lebih panjang.

Di sisi lain dirinya juga meminta, selama pelaksanaan Kalteng Expo tersebut beberapa hal harus diperhatikan agar bisa tertib seperti pengaturan parkir, jalur yang dilalui pengunjung, dan lain-lain supaya masyarakat ketika berkunjung bisa merasa nyaman dan aman.

“Semoga saja selama pelaksanaannya bisa berjalan dengan lancar dan sukses. Tentu harapan kita akan ada banyak pelaku UMKM atau IKM yang berpartisipasi, kesempatan ini jangan sampai dilewatkan, karena ini berkaitan dengan pemulihan perekonomian,” pungkasnya. (Ingkit)

Berita Terkait

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan, Megawati, saat menghadiri penutupan DSEF 2026 di Dermaga Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, Sabtu (10/10/2026).

Seruyan

Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun

Senin, 12 Okt 2026 - 20:13 WIB