Murung Raya Tekan Angka Stunting

- Jurnalis

Rabu, 29 Juni 2022 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala P3ADaldukkb Mura Lynda Kristiane Perdie (foto: suroso/1tulah.com)

Kepala P3ADaldukkb Mura Lynda Kristiane Perdie (foto: suroso/1tulah.com)

1tulah.com,PURUK CAHU – Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.

Guna penanggulangan bersama menekan masalah stunting di bumi Tana Malai Tolung Lingu, Pemkab Mura melaksanakan audit kasus stunting, Rabu (29/06/2022) di aula gedung B Puruk Cahu. Hadir dalam kegiatan Wabup Mura Rejikinoor, Plt Kepala BKKBN Kalteng M Fitriyanto Leksono, Kadis Kesehatan Suria Siri, sejumlah kepala OPD, Camat dan petugas Puskesmas.

Ketua tim audit stunting Mura
Lynda Kristiane Perdie mengatakan,
audit kasus stunting merupakan salah satu kegiatan prioritas sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional nomor 12 tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia Tahun 2021-2024.

Baca Juga :  Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun "Singa Podium" Meninggal Dunia

“Audit Kasus Stunting sendiri adalah identifikasi resiko dan penyebab resiko pada kelompok sasaran berbasis surveilans rutin atau sumber data lainnya,” terang Lynda yang juga kepala dinas P3ADALDUKKB.

Dijelaskan istri Perdie M Yoseph ini, Identifikasi resiko pada audit kasus stunting ini adalah menemukan atau mengetahui resiko-resiko potensial penyebab langsung (asupan tidak adekuat, penyakit infeksi) dan penyebab tidak langsung terjadinya stunting pada calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas, baduta dan balita. “Sedangkan penyebab resiko pada audit kasus stunting ini adalah identifikasi faktor penyebab langsung stunting di tingkat individu pada calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas, baduta dan balita,” tukasnya.

Wabup Rejikinoor menyampaikan,  berdasarkan studi status gizi indonesia (SSGI) tahun 2021 Kabupaten Murung Raya prevalensi balita stunting berada pada urutan ke-4 tertinggi di Kalimantan Tengah yaitu sebesar 31,8 persen. Berdasarkan hasil pendataan keluarga tahun 2021 keluarga beresiko stunting di Kabupaten Murung Raya juga sangat tinggi.

Baca Juga :  KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

“Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak yang harus kita lakukan, Sehingga memerlukan perhatian kita semua, untuk lebih fokus dan serius dalam rangka mencapai target nasional yang ditentukan sebesar 14 persen pada tahun 2024,” kata Wabup selaku ketua tim percepatan penanganan stunting Kabupaten Murung Raya

Kinoi sapaan akrab Wabup, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berperan dalam pencegahan dan penanganan stunting. Baik dari instansi pemerintah, masyarakat maupun dunia usaha. “Pekerjaan ini memang bukan pekerjaan yang mudah namun punya tujuan yang mulia, yaitu menyiapkan generasi penerus kita yang sehat, cerdas dan berkualitas,” tutupnya.

Berita Terkait

Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama
Karhutla Kalteng Capai 85 Kejadian, 16.387 Personel Gabungan Disiagakan
Bandara Kuala Pembuang Diusulkan Masuk PSN, Alternatif Penerbangan Saat Kabut Asap
Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Kantor Disnakertrans Seruyan Basah Pascakebakaran, Kondisi Berkas Belum Dipastikan
Hari Santri 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Doa dan Bantuan untuk Penanganan Karhutla
Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Karhutla Kalteng Capai 85 Kejadian, 16.387 Personel Gabungan Disiagakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Bandara Kuala Pembuang Diusulkan Masuk PSN, Alternatif Penerbangan Saat Kabut Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Hari Santri 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Doa dan Bantuan untuk Penanganan Karhutla

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

Berita Terbaru