Kekerasan Dalam Dunia Pendidikan, Legislator PDI P ini Berharap Guru BK Lebih Aktif

- Jurnalis

Selasa, 7 Juni 2022 - 05:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng Andina Theresia Narang mendorong kolaborasi antara pemerintah dan lembaga adat untuk menekan terjadinya pernikahan dini di masyarakat, Sabtu (26/11/2022). .foto Ingkit/1tulah.com

Anggota DPRD Kalteng Andina Theresia Narang mendorong kolaborasi antara pemerintah dan lembaga adat untuk menekan terjadinya pernikahan dini di masyarakat, Sabtu (26/11/2022). .foto Ingkit/1tulah.com

1tulah.com,PALANGKA RAYA- Persoalan kekerasan di dunia pendidikan mengundang keprihatinan. Usai kasus guru tampar siswa di Kobar beberapa waktu lalu, kini muncul tren perkelahian antarpelajar. Mulai dari viralnya video perkelahian remaja di Sei Hanyo, lalu duel antarsiswa di Kapuas hingga duel siswa di Kota Palangka Raya.

Anggota DPRD Kalteng Andina Theresia Narang mengaku prihatin dan berharap permasalahan itu tidak terulang kembali. Dia menyarankan agar pihak sekolah yang ada di Kalteng, bisa saling berkoordinasi dan bekerja sama dalam mencegah terjadinya konflik antarsiswa.

“Misalnya tawuran atau perkelahian antarpelajar itu, pasti ada penyebabnya. Nah faktor-faktor atau hal-hal yang melatarbelakangi potensi penyebab tawuran itulah yang mesti dicegah dan ditanggulangi secara bersama-sama oleh pihak sekolah,” ujar Andina kepada 1tulah.com di Palangka Raya, Selasa (7/6/2022).

Baca Juga :  Paradoks Pangan 2026: Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Mengapa Harga Beras Justru Naik?

Legislator dari PDI Perjuangan itu menyebut, koordinasi antarkepala sekolah dan guru-guru di lingkup setempat bersama-sama mengoptimalkan bimbingan kepada para pelajarnya. Tentu memberikan pemahaman yang baik dan penyampaian secara positif, terhadap masalah siswa terkait.

Intinya lebih banyak berkomunikasi dengan siswa dan berdiskusi masalah-masalah sosial yang terjadi di sekitar mereka. Selain itu, ia juga menyarankan pihak Bimbingan Konseling (BK) di sekolah benar-benar aktif dan intens dalam memberikan sosialisasi yang berkaitan dengan bahaya tawuran atau perkelahian.

Konsep itu, lanjutnya, bisa dimasukkan dalam tatap muka bersama atau ketika proses belajar mengajar selesai di sekolah.

Baca Juga :  Pelantikan ORADO Kalimantan Tengah 2026 Resmi Digelar, Dorong Prestasi dan Pengembangan Olahraga Domino

“Misalnya menyosialisasikan atau menyampaikan tawuran bisa menimbulkan korban jiwa, juga edukasi soal hukum bagi yang melakukan tawuran. Apa pasalnya atau sanksinya bagi mereka yang melakukan penganiayaan, kekerasan terhadap orang lain bahkan menghilangkan nyawa orang lain,” tegasnya.

Hal ini penting agar siswa memahami dan berpikir 2 kali untuk melakukan tindakan di luar batas atau merugikan diri sendiri dan orang lain. Andina juga berpesan kepada orang tua siswa, agar terus memberikan bimbingan hingga pengawasan secara positif kepada anak, agar tidak melakukan hal-hal yang berakibat negatif baik bagi individu maupun orang di sekitarnya. (Ingkit)

Berita Terkait

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos
Respons Aksi “Reformasi Militer”, DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri
HLM TP2DD Kalimantan Tengah 2026 Perkuat Digitalisasi Daerah dan Sinergi Antarprovinsi
Ibadah Paskah ASN Kalimantan Tengah 2026, Momentum Perkuat Integritas dan Pelayanan Publik
Panen Bawang Merah Kalimantan Tengah 2026 Capai 3 Ton, Bukti Keberhasilan Program Bantuan Petani
Penghargaan TOP BUMD Awards 2026 Kalimantan Tengah, Gubernur Agustiar Sabran Raih TOP Pembina BUMD
Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan
Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Kamis, 16 April 2026 - 13:10 WIB

Respons Aksi “Reformasi Militer”, DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri

Kamis, 16 April 2026 - 12:19 WIB

HLM TP2DD Kalimantan Tengah 2026 Perkuat Digitalisasi Daerah dan Sinergi Antarprovinsi

Kamis, 16 April 2026 - 12:09 WIB

Ibadah Paskah ASN Kalimantan Tengah 2026, Momentum Perkuat Integritas dan Pelayanan Publik

Kamis, 16 April 2026 - 12:03 WIB

Panen Bawang Merah Kalimantan Tengah 2026 Capai 3 Ton, Bukti Keberhasilan Program Bantuan Petani

Kamis, 16 April 2026 - 10:25 WIB

Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 09:08 WIB

Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!

Rabu, 15 April 2026 - 22:11 WIB

Resmi! Korlantas Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan, Cukup KTP Pemilik Baru

Berita Terbaru

Ilustrasi vape. [Dok. Antara]

Berita

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:04 WIB