Sepekan Rusia Menyerang, Satu Juta Pengungsi Tinggalkan Ukraina

- Jurnalis

Jumat, 4 Maret 2022 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga sipil berlatih melempar bom molotov untuk mempertahankan kota di saat invasi Rusia ke Ukraina (foto : antara)

Seorang warga sipil berlatih melempar bom molotov untuk mempertahankan kota di saat invasi Rusia ke Ukraina (foto : antara)

1tulah.com – Sepekan setelah Rusia menyerang negara Ukraina, sebanyak satu juta orang sudah meninggalkan Ukraina dalam sepekan setelah Rusia menyerang negara tersebut. Demikian disampaikan Kepala Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) Filippo Grandi dalam cuitannya di Twitter Kamis.

“Hanya dalam tujuh hari, kami sudah menyaksikan eksodus satu juta pengungsi dari Ukraina ke negara-negara tetangga,” Grandi dalam cuitannya.

Sebelumnya, rumah-rumah warga sipil di kota Kharkiv, Ukraina, terus-menerus dibombardir dan terkena dampak dari serangan misil yang dilancarkan Rusia ke kota tersebut.

“Bagi jutaan orang lainnya di dalam Ukraina, sudah waktunya bagi senjata untuk diam, sehingga bantuan kemanusiaan yang menyelamatkan jiwa dapat diberikan,” katanya.

“Kami terus-menerus dibombardir dengan sedikit jeda. Mereka mengebom rumah-rumah sipil secara acak untuk menimbulkan ketakutan,” kata Volodymyr Yuriyovych Yurchenko (24 tahun) kepada ANTARA melalui aplikasi Telegram.

Baca Juga :  Nama Kajari Barito Utara Dicatut Penelpon Gelap

Yurchenko adalah seorang mahasiswa di Institut Politeknik Kharkiv yang juga tinggal di kota Kharkiv, yang pada Selasa (1/3) mendapat serangan misil dari Rusia.

Menurut Yurchenko, para warga Ukraina di Kharkiv didorong untuk tinggal di tempat-tempat penampungan.

Selain itu, seluruh sistem kereta bawah tanah di kota itu juga beralih fungsi sebagai tempat perlindungan di mana orang-orang membawa semua barang yang dibutuhkan, tetapi banyak stasiun dalam kondisi kapasitas penuh.

“Saya, ibu saya, saudara laki-laki saya, dan orang-orang dari apartemen kami duduk di ruang bawah tanah. Di sini dingin tapi kami masih bisa bertahan … kami menyeret balok kayu dari jalan, kursi, dan segala yang kami bisa untuk membuat tempat ini nyaman. Kami sudah tahu akan ada perang sehingga kami memiliki cukup makanan untuk saat ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Menelusuri Ciri-Ciri Red Flag pada Cowok dan Cara Menghadapinya: Belajar dari Kisah Ayu Ting Ting dan Muhammad Fardhana

Sementara itu, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menyatakan bahwa pihaknya siap untuk menampung pengungsi Ukraina.

Untuk melanjutkan solidaritas dengan rakyat Ukraina, kami akan melanjutkan untuk menerima mereka yang mencari perlindungan di negara ketiga,” kata Kishida setelah sambungan telepon tersebut.

Dia menambahkan bahwa fokus awal adalah kepada orang-orang dengan kerabat atau teman di Jepang.

“Untuk mendukung Ukraina dengan kuat, kami akan memperkuat koordinasi dengan G7 (Kelompok Tujuh negara-negara industri utama) dan masyarakat internasional,” katanya kepada awak media.

(Sumber : suara.com/ANTARA)

Berita Terkait

APBD Barito Utara 2025: Infrastruktur, Pendidikan, dan Ekonomi Jadi Fokus Utama, Pj. Bupati Muhlis Optimistis Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Argentina Raih Gelar Juara Copa America ke-16, Catat Sejarah Baru dan Era Emas Sepak Bola!
Mengenal Sudden Cardiac Arrest: Kondisi yang Merenggut Nyawa dr. Helmiyadi Kuswardhana di Usia 41 Tahun
Fenomena Mabuk Kecubung di Kalsel: 2 Tewas, 44 Dirawat di RSJ, Polda Kalsel Turun Tangan!
Judi Online dan Offline di Kalteng: Ketua DPRD Minta Penanganan Serius!
Spanyol Juara Euro 2024, Taklukkan Inggris 2-1!
Kreasi Batik Piring Malawen Barsel Raih Best Design Concept di AOE 2024
Akui Rasakan Peluru Merobek Kulitnya, Donald Trump Kepalkan Tangan Usai Ditembak

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 18:21 WIB

APBD Barito Utara 2025: Infrastruktur, Pendidikan, dan Ekonomi Jadi Fokus Utama, Pj. Bupati Muhlis Optimistis Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Senin, 15 Juli 2024 - 13:44 WIB

Argentina Raih Gelar Juara Copa America ke-16, Catat Sejarah Baru dan Era Emas Sepak Bola!

Senin, 15 Juli 2024 - 06:46 WIB

Mengenal Sudden Cardiac Arrest: Kondisi yang Merenggut Nyawa dr. Helmiyadi Kuswardhana di Usia 41 Tahun

Senin, 15 Juli 2024 - 06:33 WIB

Fenomena Mabuk Kecubung di Kalsel: 2 Tewas, 44 Dirawat di RSJ, Polda Kalsel Turun Tangan!

Senin, 15 Juli 2024 - 06:24 WIB

Judi Online dan Offline di Kalteng: Ketua DPRD Minta Penanganan Serius!

Senin, 15 Juli 2024 - 06:17 WIB

Spanyol Juara Euro 2024, Taklukkan Inggris 2-1!

Minggu, 14 Juli 2024 - 16:48 WIB

Kreasi Batik Piring Malawen Barsel Raih Best Design Concept di AOE 2024

Minggu, 14 Juli 2024 - 11:10 WIB

Akui Rasakan Peluru Merobek Kulitnya, Donald Trump Kepalkan Tangan Usai Ditembak

Berita Terbaru