Cegah Anak Gizi Kurang dan Stunting, Berdayakan Posyandu

- Jurnalis

Kamis, 24 Februari 2022 - 04:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andina Theresia Narang, anggota DPRD Kalteng
Foto: 1tulah/com

Andina Theresia Narang, anggota DPRD Kalteng Foto: 1tulah/com

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Keberadaan Posyandu sebagai salah satu pelayanan kesehatan paling bawah perlu semakin diberdayakan, hal ini bertujuan untuk mencegah permasalahan gizi kurang maupun stunting pada anak-anak.

Legislator Kalteng, Andina Theresia Narang mendorong pemerintah daerah agar dapat terus berupaya membantu peningkatan gizi anak melalui lembaga kesehatan, seperti halnya di tingkat Posyandu.

Menurut Andina, upaya yang dapat dilakukan pemda yaitu dengan memberikan bahan makanan tambahan untuk anak-anak, terlebih bagi yang kurang mampu. Itu bisa diberikan melalui pelayanan kesehatan baik puskesmas, pustu, atau posyandu.

“Upaya ini sebagai bentuk perhatian pemda dalam mengatasi kekurangan gizi pada anak dan juga mencegah terjadinya stunting,” ucap Andina kepada 1tulah.com di Palangka Raya, Rabu (23/2/2022).

Baca Juga :  Polres Lebak Usut Dugaan Penipuan Travel Umrah Bodong Rugikan Jemaah Ratusan Juta

Selain itu, sinergitas pemda dan pihak-pihak terkait lainnya juga sangat diharapkan, guna membantu masyarakat terutama ibu-ibu hamil maupun menyusui agar dapat memperoleh kesehatan yang lebih layak.

Menurutnya, salah satu penyebab kekurangan gizi pada anak dan juga stunting yaitu dikarenakan faktor ekonomi keluarga yang memprihatinkan.

“Inilah yang perlu menjadi perhatian bersama oleh pemda baik provinsi maupun kabupaten/kota di Kalteng ini. Perlu ada solusi untuk mengatasi hal itu,” tuturnya.

Baca Juga :  Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Di sisi lain, peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak juga sangat dibutuhkan dalam rangka membantu peningkatan kesejahteraan keluarga yang tergolong kurang mampu, demi untuk mencegah dan mengatasi gizi buruk pada anak-anak.

“Kita berharap anak-anak di Kalteng ini bisa menjadi anak yang sehat dan menjadi generasi penerus yang dapat diandalkan terutama dalam pembangunan. Jadi perhatian pemda dalam mengatasi permasalahan keluarga khususnya yang kurang mampu sangat diharapkan. Harapan kita juga di tahun 2022 dan tahun-tahun berikutnya Kalteng bisa bebas dari kasus gizi buruk dan stunting,” tukasnya.(Adi)

 

Berita Terkait

H. Tajeri Apresiasi Gerak Cepat Polres Barito Utara Ungkap Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Perbatasan
GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS
Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat
Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak
Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi
Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!
Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang ‘Menciut’

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

H. Tajeri Apresiasi Gerak Cepat Polres Barito Utara Ungkap Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Perbatasan

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 April 2026 - 13:40 WIB

Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat

Selasa, 21 April 2026 - 12:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak

Selasa, 21 April 2026 - 09:41 WIB

Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi

Selasa, 21 April 2026 - 05:57 WIB

Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!

Selasa, 21 April 2026 - 05:47 WIB

Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang ‘Menciut’

Berita Terbaru

Perwakilan karyawan PT AKT usai audiensi dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Murung Raya di Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 Apr 2026 - 18:35 WIB