1tulah.com, SAMPIT– Banyaknya keluhan masyarakat di Kabupaten Kotim terkait data penerima bantuan sosial (Bansos) menjadi sorotan Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), H Abdul Kadir.
Ia meminta agar data penerima bantuan sosial di daerah setempat di evaluasi. Pasalnya banyak penerima tidak akurat dan cenderung tidak tepat sasaran.
“Harus dibenahi karena banyak permasalahan dan persoalan di dalam data penerima bantuan dari pemerintah itu,” kata Abdul Kadir kepada 1tulah.com, Senin (21/2/2022).
Menurut Abdul Kadir, ada banyak keluhan dari masyarakat yang ia terima saat melaksanakan kegiatan reses, karena tidak mendapatkan bantuan, karena itu perlu di evaluasi sinkronisasi data, agar tidak amburadul di lapangan..
“Perbaiki data agar benar-benar valid sesuai kondisi di lapangan, dari itu kita berharap hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah agar tidak ada warga yang terlewat, jika memang mereka layak menerima bantuan,” ungkap Kadir.
Abdul Kadir mengakui dengan data yang tidak akurat itu justru menimbulkan masalah dan persoalan baru di tengah masyarakat karena bisa menimbulkan kecemburuan sosial. Sebab mereka yang betul-betul miskin seharusnya jadi sasaran, justru tidak mendapatkan bantuan.
Ini bisa menjadi pelajaran pemerintah daerah, agar menyiapkan data yang akurat dan tidak mengacu ke data-data lama. “Ini bukan pekerjaan sulit, kalau memang dipikirkan,” tandas Abdul Kadir.(Fit).

![Presiden Prabowo Subianto dan Bahlil Lahadalia di resepsi pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju pada Minggu, 26 April 2026 [Suara.com/Tiara Rosana]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/kondangan-360x200.jpg)
![El Rumi dan Syifa Hadju [Instagram/elrumi]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/EL-RUMI-NIKAH-360x200.jpg)
![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)





















