Harga Minyak Goreng di Bartim Belum Stabil, Dewan Mendesak Operasi Pasar

- Jurnalis

Jumat, 18 Februari 2022 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua I DPRD Bartim, Ariantho S Muler, saat diwawancara wartawan di ruang rapat paripurna
Foto: Zakirin / 1tulah.com

Wakil Ketua I DPRD Bartim, Ariantho S Muler, saat diwawancara wartawan di ruang rapat paripurna Foto: Zakirin / 1tulah.com

1tulah.com, TAMIANG LAYANG– Harga minyak goreng di wilayah Kabupaten Barito Timur (Bartim) masih belum stabil. Kondisi ini memunculkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat.

Termasuk wakil rakyat di DPRD Bartim yang meminta agar dilakukan operasi pasar, mengingat  harga minyak goreng bersubsidi yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan adalah Rp14.000/liter, namun pada kenyataanya masih banyak pedagang menjual harga melebihi harga tersebut.

Baca Juga :  Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO

“Harga minyak goreng bersubsidi sudah ditetapkan oleh Kementerian perdagangan, otomatis para pedagang juga mendapatkan subsidi, seharusnya dalam suasana seperti ini para pedagang, tidak mengambil kesempatan melebihi harga jual paling tinggi Rp.14.000/liter,” kata Wakil Ketua I DPRD Bartim, Ariantho S Muler kepada 1tulah.com di Tamiang Layang  usai rapat paripurna, Kamis (17/2/2022)

Ia mengatakan, ketika terjadi kelangkaan atau perbedaan harga, khususnya minyak goreng di pasar atau di wilayah Barito Timur, dinas instansi terkait harus lebih cepat bertindak dengan melakukan operasi pasar di wilayah setempat.

Baca Juga :  Miris! KPK Sebut Pejabat Hasil Pilkada 2024 Korupsi Demi Kepentingan Pribadi dan THR

“Terkait masalah ini kepada masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan dan aspirasinya melalui DPRD, pihaknya siap menampung dan dibahas di Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) nantinya, serta dievaluasi sehingga diharapkan dapat menyelesaikan semua permasalahan ini,” pungkasnya (zek).

Berita Terkait

H. Tajeri Apresiasi Gerak Cepat Polres Barito Utara Ungkap Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Perbatasan
GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS
Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat
Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak
Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi
Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!
Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang ‘Menciut’

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

H. Tajeri Apresiasi Gerak Cepat Polres Barito Utara Ungkap Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Perbatasan

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 April 2026 - 13:40 WIB

Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat

Selasa, 21 April 2026 - 12:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak

Selasa, 21 April 2026 - 09:41 WIB

Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi

Selasa, 21 April 2026 - 05:57 WIB

Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!

Selasa, 21 April 2026 - 05:47 WIB

Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang ‘Menciut’

Berita Terbaru

Perwakilan karyawan PT AKT usai audiensi dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Murung Raya di Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 Apr 2026 - 18:35 WIB