1tulah.com, TAMIANG LAYANG– Harga minyak goreng di wilayah Kabupaten Barito Timur (Bartim) masih belum stabil. Kondisi ini memunculkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat.
Termasuk wakil rakyat di DPRD Bartim yang meminta agar dilakukan operasi pasar, mengingat harga minyak goreng bersubsidi yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan adalah Rp14.000/liter, namun pada kenyataanya masih banyak pedagang menjual harga melebihi harga tersebut.
“Harga minyak goreng bersubsidi sudah ditetapkan oleh Kementerian perdagangan, otomatis para pedagang juga mendapatkan subsidi, seharusnya dalam suasana seperti ini para pedagang, tidak mengambil kesempatan melebihi harga jual paling tinggi Rp.14.000/liter,” kata Wakil Ketua I DPRD Bartim, Ariantho S Muler kepada 1tulah.com di Tamiang Layang usai rapat paripurna, Kamis (17/2/2022)
Ia mengatakan, ketika terjadi kelangkaan atau perbedaan harga, khususnya minyak goreng di pasar atau di wilayah Barito Timur, dinas instansi terkait harus lebih cepat bertindak dengan melakukan operasi pasar di wilayah setempat.
“Terkait masalah ini kepada masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan dan aspirasinya melalui DPRD, pihaknya siap menampung dan dibahas di Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) nantinya, serta dievaluasi sehingga diharapkan dapat menyelesaikan semua permasalahan ini,” pungkasnya (zek).

![Presiden Prabowo Subianto dan Bahlil Lahadalia di resepsi pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju pada Minggu, 26 April 2026 [Suara.com/Tiara Rosana]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/kondangan-360x200.jpg)
![El Rumi dan Syifa Hadju [Instagram/elrumi]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/EL-RUMI-NIKAH-360x200.jpg)
![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)



















