Disnakertrans Barsel Selesaikan Persilihan Pekerja dan Perusahaan Mining

- Jurnalis

Kamis, 28 Januari 2021 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, BUNTOK– Dinas Tenaga Kerja dan Transmigarsi (Disnaketrans), Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng),terus mengupayakan penyelesaian dantara pekerja dan pengusaha. Dau dari empat pengaduan sudah bisa diselesaikan.

Hal ini dikatakan Kepala Disnaketrans Kabupaten Barsel, Agus In Yulius melalui Keplaa Bidang (Kabid) Hubungan Industri (HI) dan Jamsostek Alamsyah kepada wartawan, Kamis (28/1/2021).

“Dari empat aduan ini, ada dua kasus yang kita  dapat selesaikan dengan mediasi, sedangkan dua kasusnya lagi kita limpahkan kepihak Disnaketrans Provinsi dan dua kasus ini mesdiasinya sedang tidak lancar dan masih dalam proses,” ucapnya.

Alamsyah menambahakan, kasus yang satu sudah dapat diselesai 100%, diuraikan masalahnya yang pertama terkait pembayaran pesangon dan itu sudah selesai, yang kedua terkait pemanggilan karyawan kembali untuk bekerja lagi, dan ini juga selesai, dan nama perusahaan yang sudah menyelesaikan kasus ini adalah PT. Asmin Bara Bronang yang belokasi di Kecamatan Mangkatip, Kabupaten Barsel.

Baca Juga :  Tetap Sejuk dan Eksis! Goojodoq GFS025 Jadi Pendamping Wajib Saat Cuaca Panas Ekstrem

“Satu kasus yang bisa dianggap sudah selesai dengan biaya kompinsasi  sebesar 11 juta Rupiah kepada saudara Mawardi selaku karyawan dari PT. Asmin Bara Bronang,” ungkapnya

Lanjut Alamsyah, sedangakan untuk PT Indoraya Megah Tehnik terhadap mantan HRDnya Kalpataru Yanotama kemungkinan kasus ini lanjut ke tahap selanjutnya.

“Alhamdulilah untuk dua kasus yang kita tangani di Buntok sini Alahamdulillah selesai dengan mediasi atau fasilitator,” terangnya

Sedangkan kata Alamsyah, untuk PT. Artha Contracntors yang berlokasi di Desa Damparan, Kecamatan Dusun Hilir, khusus dibidang ketenaga kerjaan, itu banyak hal yang di adukan oleh masyarakat melalui Kepala Desa (Kades)nya, salah satunya merumahkan tujuh karyawannya dan 19 karyawannya dengan status habis masa kontark, yang dituntut oleh masyarakat ini adalah masalah merumahkan karyawannya.

Baca Juga :  Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

“Setelah kita telusuri disana ternyata masalahnya adalah, belum selesainya pembayaran BPJS ketenaga kerjaan bagi karyawan yang telah dirumahkan tadu,” bebernya

Lanjutnya, menurut keterangan dari pihak perusahaan, yang bersangkutan ada double  pekerjaan maksudnya bukan dalam pekerjaan yang sama akan tetapi dalam Tahun yang sama dia pernah bekerja di satu perusahaan lain, kemudian pindah keperusahan lainnya, jadi perhitungannya agak susah.

“Sedangkan untuk PT. Palopo Indah Raya yang belokasi di Desa Patas Kecamatan Gunung Buntang Awai (GBA) Kabupaten Barsel, sudah dapat kita selesaikan di Buntok,” pungkasnya. (Ali)

Berita Terkait

Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang
Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:24 WIB

Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15 WIB

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 03:58 WIB

Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Berita Terbaru