Ngamuk di Pesta Pernikahan, Gepeng Bacok Tiga Kerabatnya Hingga Kritis

- Jurnalis

Rabu, 6 Januari 2021 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH– Diduga pengaruh minuman keras (miras), residivis kambuhan bernama F alias Gepeng (22) ngamuk dan membacok tiga kerabatnya hingga luka parah. Akibat tebasan Parang pelaku, ketiga korban masing-masing, Joni Yohansi dan Meldi harus dilarikan ke rumah sakit terdekat karena mengalami pendarahan hebat.

Kapolres barut AKBP Dodo Hendro Kesuma melalui Kasat Reskrim AKP M Tommy Palayukan di konfirmasi wartawan, Rabu (6/1/2020) malam membenarkan p[ihaknya telah mengamakan F alias Gepeng karena dugaan tindak pidana penganiayaan di Kelurahan Jingah pada 28 Desember 2020 sekitar pukul 16.30 WIB.

Baca Juga :  Heriyus: Bakah Bawe Jadi Wajah Pariwisata Murung Raya

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, sambung AKP Tommy, akibat penganiayaan tersebut, tiga korban dilarikan kerumah sakit karena mengalami luka korban mengalami luka-luka bacokan di bagian lengan, perut, dan bagian kepala.

Baca Juga :  Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

“Pelaku mengaku tersinggung karena ditawarkan minuman keras jenis tuak, karena pelaku dalam keadaan masih terpengaruh minuman keras,” ujar Tommy.

Menurut Tommy, penganiayaan oleh Gepeng dilaporkan para korban ke Mapolres Barito Utara. Tersangka mengakui perbuatannya.
“Pelaku kami sangkakan pasal 351 Ayat (2) KUHPidana. Barang Bukti sebilah parang juga sudah kami amankan,” tukas AKP Tommy. (eni)

Berita Terkait

Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang
Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:24 WIB

Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15 WIB

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 03:58 WIB

Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Berita Terbaru