5 Tahun Terbaring Sakit Akibat Patah Tulang Belakang, Baru Kali Ini Dapat Bantuan

- Jurnalis

Jumat, 11 Desember 2020 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, BUNTOK-Prawira (36) salah satu Warga Desa Kayumban, Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA), Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, telah terbaring selama 5 tahun sebagai penderita patah tulang belakang, akhirnya mendapat bantuan dari pihak Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (DSPD) Kabupaten Barsel Kalimantan, Kamis (10/12/2020).

Bantuan yang diberikan tersebut berupa sembilan bahan pokok dan keperluan dapur yang disampaikan langsung oleh kepala DSPMD Barsel Mario,SE di dampingi Kepala Desa (Kades) kayumban Kecewaciano.

Baca Juga :  Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Mario menerangkan, pihaknya baru menerima informasi dari warga setempat melalui Via pesan WhatsApp, bahwa di Desa Kayumban ada satu keluarga yang hidup dibawah garis kemiskinan dan belum pernah mendapat bantuan dari pihak Dinas Sosial dan dari pihak intasi manapun.

“Mendengar informasi itu, makanya saya langsung turun ke lapangan untuk melihat bagaimana keadaannya. Apakah benar di desa ini ada warga kurang mampu yang telah 5 tahun menderita kelumpuhan dan belum pernah mendapat bantuan dari pemerintah setempat,” ucapnya.

Baca Juga :  Dongkrak PAD, Pemkab Murung Rayaa Siapkan Perseroda

Mario menguraikan, setelah melihat kenyataan di lapangan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kades setempat untuk segera mendaftarkan keluarga Prawira sebagai penerima bantuan sosial, baik dari Pemerintah Desa, Kabupaten maupun bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalteng.

“Saya juga berterima kasih kepada warga yang telah memberikan informasi kepada kami, semoga setiap apa yang kami salurkan itu bisa bermanfaat bagi warga yang benar-benar membutuhkan dan tepat sasaran,” pungkas Mario. (Ali)

Berita Terkait

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15 WIB

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Berita Terbaru