1tulah.com, MUARA TEWEH– Terkait kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif COVID-19, gugus tugas Barito Utara(Barut) melakukan tracking dan rapidtest masal, tigha hari berjalan. sebanyak 193 dilakukan rapidtest, hasilnya 21 orang dinyatakan reaktif(bukan terkonfirmasi COVID-19).
Tidak hanya itu, gugus tugas juga mengambil sample swab terhadap 80 tenaga kesehatan(nakes) dan tenaga medis RSUD Muara Teweh.
Juru bicara(jubir) Gugus tugas percepatan dan penanganan COVID-19 Barut, Siswandoyo mengatakan, tracking Puskesmas Trahean di wilayah Desa Bintang Ninggi I, peserta Rapidtes 95 orang. Hasil Reaktif(bukan positif COVID-19) 11 orang. Saat ini kesebelas warga itu, diminta isolasi mandiri menunggu jadwal Swab.
Tracking TNI Peserta Rapidtes 73 orang. Hasil Reaktif(bukan positif COVID-19) 5 orang. Dan 6 orang dilakukan pengambilan swab, serta satu orang swab ulang. Sementara itu, rapidtest test masal terhadap ASN di kantor Badan Kepegawaian Daerah(BKD), lanjut Siswandoyo, dari 25 pegawai di rapidtest, 5 orang hasilnya re-aktif(bukan positif COVID-19) dan 20 diantaranya 20 non-reaktif. Kelimanya, juga diminta isolasi mandiri menunggu jadwal swab.
“Untuk rapidtest dan pengambilan swab warga Desa Lemo saat ini masih berlangsung dilapangan. Teman-teman di Puskesmas Lemo masih dilapangan dan laporan belum ada masuk,” kata Plt Kadis Kesehatan Barut, Siswandoyo, Kamis(10/9/2020).
Dia juga melaporkan, per tanggal 10 September 2020, hari ini, tidak ada penambahan kasus positif, sembuh, dalam perawatan dan yang meninggal dunia. Dan kasus COVID-19, di Kabupaten Barito Utara(barut) masih seperti sebelumnya, kasus terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 172 kasus, dalam perawatan 82 dan sembuh 83 orang, serta yang dilaporkan meninggal dunia 7 orang. (eni)

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)




![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-225x129.jpg)














![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



