193 Warga Barut di Rapidtest Massal, 21 Reaktif. Tunggu Swab Mereka Diminta Isolasi Mandiri

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2020 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH– Terkait kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif COVID-19, gugus tugas Barito Utara(Barut) melakukan tracking dan rapidtest masal, tigha hari berjalan. sebanyak 193 dilakukan rapidtest, hasilnya 21 orang dinyatakan reaktif(bukan terkonfirmasi COVID-19).

Tidak hanya itu, gugus tugas juga mengambil sample swab terhadap 80 tenaga kesehatan(nakes) dan tenaga medis RSUD Muara Teweh.

Juru bicara(jubir) Gugus tugas percepatan dan penanganan COVID-19 Barut, Siswandoyo mengatakan, tracking Puskesmas Trahean di wilayah Desa Bintang Ninggi I, peserta Rapidtes 95 orang. Hasil Reaktif(bukan positif COVID-19) 11 orang. Saat ini kesebelas warga itu, diminta isolasi mandiri menunggu jadwal Swab.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Barut Gerak Cepat Tangkap Pelaku Curanmor di Muara Teweh

Tracking TNI Peserta Rapidtes 73 orang. Hasil Reaktif(bukan positif COVID-19) 5 orang. Dan 6 orang dilakukan pengambilan swab, serta satu orang swab ulang.  Sementara itu, rapidtest test masal terhadap ASN di kantor Badan Kepegawaian Daerah(BKD), lanjut Siswandoyo, dari 25 pegawai di rapidtest, 5 orang hasilnya re-aktif(bukan positif COVID-19) dan 20 diantaranya 20 non-reaktif. Kelimanya, juga diminta isolasi mandiri menunggu jadwal swab.

“Untuk rapidtest dan pengambilan swab warga Desa Lemo saat ini masih berlangsung dilapangan. Teman-teman di Puskesmas Lemo masih dilapangan dan laporan belum ada masuk,” kata Plt Kadis Kesehatan Barut, Siswandoyo, Kamis(10/9/2020).

Baca Juga :  TP PKK Barut Bersama Disdalduk KB dan P3A Gelar Edukasi Gizi untuk Atasi Stunting

Dia juga melaporkan, per tanggal 10 September 2020, hari ini, tidak ada penambahan kasus positif, sembuh, dalam perawatan dan yang meninggal dunia. Dan kasus COVID-19, di Kabupaten Barito Utara(barut) masih seperti sebelumnya, kasus terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 172 kasus, dalam perawatan 82 dan sembuh 83 orang, serta yang dilaporkan meninggal dunia 7 orang. (eni)

 

Berita Terkait

H Gogo Resmi Ditunjuk Jadi Dirut Perusda Batara Membangun, Bupati Shalahuddin: PAD Kita Bisa Dua Kali Lipat
Fariyadi Y. Tingan Pimpin Kadin Barito Utara, Siap Perkuat Daya Saing Organisasi
Satreskrim Polres Barut Gerak Cepat Tangkap Pelaku Curanmor di Muara Teweh
Kejari Barito Utara dan Bagian Hukum Setda Imbau Masyarakat Bijak Bermedsos
Bupati Shalahuddin Kunjungi KPK, Akui Tata Kelola Pemkab Barito Utara Masih Lemah
TP PKK Barut Bersama Disdalduk KB dan P3A Gelar Edukasi Gizi untuk Atasi Stunting
Pelatihan Juleha Segera Digelar MUI
Resmi Bertugas, Kajari Barito Utara Disambut Upacara Adat

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 22:39 WIB

H Gogo Resmi Ditunjuk Jadi Dirut Perusda Batara Membangun, Bupati Shalahuddin: PAD Kita Bisa Dua Kali Lipat

Senin, 18 Mei 2026 - 22:36 WIB

Fariyadi Y. Tingan Pimpin Kadin Barito Utara, Siap Perkuat Daya Saing Organisasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:40 WIB

Satreskrim Polres Barut Gerak Cepat Tangkap Pelaku Curanmor di Muara Teweh

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:52 WIB

Kejari Barito Utara dan Bagian Hukum Setda Imbau Masyarakat Bijak Bermedsos

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:27 WIB

Bupati Shalahuddin Kunjungi KPK, Akui Tata Kelola Pemkab Barito Utara Masih Lemah

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:19 WIB

TP PKK Barut Bersama Disdalduk KB dan P3A Gelar Edukasi Gizi untuk Atasi Stunting

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:31 WIB

Pelatihan Juleha Segera Digelar MUI

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:11 WIB

Resmi Bertugas, Kajari Barito Utara Disambut Upacara Adat

Berita Terbaru