1tulah. Com, MUARA TEWEH- Tim dari Kementrian PUPR pusat akan ke Muara Teweh, Barito Utara, Kalimantan Tengah. Kabar kedatangan mereka diperoleh media dari salah sumber di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan, Permukiman, dan Pertanahan setempat.
Menurut sumber yang tak mau namanya disebutkan mengatakan, selain ingin melihat Rusunawa, kedatangan petugas Kementrian PUPR sekaligus menyelesaikan administrasi penyerahan bangunan Rusunawa.
“Dalam minggu ini mereka tim dari PUPR pusat datang ke Muara Teweh, ” ujar sumber kepada media, Senin(2/03/2020).
Sementara terkait pemberitaan di media bahwa bangunan rusunawa terancam ambruk, sumber mengatakan bahwa kontruksi bangunan rusunawa sangat kuat. Pembangunannya menggunakan tiang pancang.
“Bangunan pasti kokoh karena Pola membangun seperti rumah panggung. Kalau ada terjadi turunan istilah nya rabat, namun tak mempengaruhi struktur bangunan, ” jelasnya kepada media.
Dia juga berkeyakinan nantinya pasti dibuat turap agar tanah sekitar tak bergeser. Hanya saja dia belum mengetahui apakah proyek lanjutan akan di laksanakan oleh pusat atau daerah.
Bangunan rusunawa berlantai tiga ini dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Nindya Karya (Persero). Dalam kontrak disebutkan pembangunan selesai pada Desember 2018. Dana proyek berasal dari APBN senilai Rp20 M ditambah mebeler sekitar Rp6 M.
Rusunawa bertipe 36 sebanyak 42 unit. Lokasi bangunan berada di dalam kompleks perumahan pegawai RSUD Muara Teweh. Sayangnya, hingga kini Rusunawa ini belum juga ditempati.
Disambangi diruang kerjanya, Direktur RSUD Muara Teweh drg Dwi Agus Setijowati, mengatakan, sejak proyek selesai Desember 2018 sampai dengan Februari 2020 belum ada pelimpahan atau penyerahan bangunan dari Kementerian PUPR kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Saya nggak mau banyak komentar, Mas. prosedurnya pusat melimpahkan kepada Pemkab dulu, baru pemkab melimpahkan kepada SOPD yang ditinjuk memakai gedung itu,” kata Dwi Agus.(eni)




![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)

















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



