Tiga Bidan di RSUD Muara Teweh dan Satu ASN di Kantor Bupati Juga Terkonfirmasi COVID-19

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2020 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH– Hingga kini tenaga kesehatan(nakes) dan medis di RSUD Muara Teweh terus saja terpapar COVID-19. Mereka satu demi satu tumbang. Setelah kemarin, direktur nya terkonfirmasi COVID-19, kini menyusul 3 (tiga) bidan terkonfirmasi COVID-19. Tidak itu saja, rilis data yang di siarkan gugus tugas percepatan dan penanganan COVID Barito Utara(Barut) Kalimantan Tengah, juga melaporkan satu Aparatus Negri Sipil(ASN) di Kanotr Bupati Barut, tertular COVID-19, Sabtu (19/9/2020) hari ini.

Ketiga Bidan (tenaga kesehatan) yang bertugas di RSUD Muara Teweh ini, diduga tertular tenaga medis(dokter specialis) yang terlebih dahulu terkonfirmasi COVID-19. Mereka adalah, ny SN (52), MW (52) dan ny MN (52). Sementara itu, ASN yang bekerja di Kantor Bupati Barut yang terkonfirmasi beinisial ny NF (39).

Baca Juga :  Tower Telekomunikasi di Desa Sikui Dalam Ancaman Longsor, Bupati Barito Utara Ambil Langkah Cepat

Keempatnya ini masuk daftar pasien terkonfirmasi COVID-19, bersama 14 pasien lain, Sabtu(19/9/2020). informasi diperoleh 1tulah.com dilapangan, terkait adanya satu ASN di Kantor Bupati Barut terkonfirmasi COVID, rencananya seluruh staf di kantor beralamat di Jalan Akhmad Yani itu, bakal menjalani swab, senin depan. Sejauh ini belum di ketahui, apakah Kantor BUpati akan di lockdown, terkait adanya satu ASN terkonfirmasi positif.

Baca Juga :  Target Produksi Batu Bara 2026 Turun 24%, Daerah Penghasil Terancam Krisis APBD: Waspada Barito Utara dan Murung Raya!

“Iya, ada yang terkonfirmsi Covid-19, intruksi pimpinan seluruh staf akan menjalani rapidtest,” kata salah sumber 1tulah.com, yang minta namanya jangan di viralkan, Sabtu(19/9/2020).

Seperti diberitakan, juru bicara Satuan tugas COVID-19 Barut, Siswandoyo mengatakan, hari ini ada penambahan pasien sembuh sebanyak 4 orang. Sedang pasien baru terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 14 orang. Dua diantarnya meninggal dunia.

“Dengan penambahan ini, kumulatif kasus COVID-19 di Barut menjadi 240 kasus. Dalam perawatan 72 orang.   Sembuh 72 pasien.  Meninggal dunia menjadi 11 orang,” kata Siswandoyo.(eni)

 

 

Berita Terkait

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Antisipasi El Nino Godzilla, Sekda Barito Utara Ikuti Apel Karhutla di Mapolres

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17 WIB

Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15 WIB

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 21:42 WIB

Antisipasi El Nino Godzilla, Sekda Barito Utara Ikuti Apel Karhutla di Mapolres

Jumat, 17 April 2026 - 18:40 WIB

Pemkab Barito Utara Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Wabup Felix Menargetkan Opini WTP ke-6

Berita Terbaru