1TULAH.COM, Muara Teweh – Baru di bulan ke lima, Dinas Perhubungan Barito Utara, sudah berhasil berkontribusi kepada pemasukan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp3 miliar.
Pendapatan ini di dapat dari sektor jasa kepelabuhan tambat kapal tongkang batubara yang ditarget pada tahun 2023 sebesar Rp6 miliar.
“Ya sampai akhir Bulan mei sektor jasa pelayanan kepelabuhan tambat kapal kita sudah berhasil mengunmpulkan dana yang di sekotr ke kas daerah sebesar Rp3 miliar. Jika saja beberapa bulan ke depan tidak ada musim kemarau, target yang ditetapkan untuk dians kami bisa tercapai,” Kadis Perhubungan Barut, Buana Pati melalui Kabid Pelayaran Sungai dan Perairan, Rijalfi, Kamis 08 Juni 2023.
Rijalfi optimis, pemasukan dari sektor jasa kepelabuhan ini seperti tahun lalu, yang melebihi target.
“Tahun lalu kita berhasil memberi pemasukan untuk daerah Rp6,5 miliar. Tahun ini pun kita optimis bisa lebih banyak lagi,” kata dia.
Meski begitu dia menerangkan jika tahun ini ada pemasukan hilang. Sebab upah pungut di hapus karena aturan tidka membolehkan sehubungna dengan adanya tunjangan tambahan penghasilan (TPP).
“Upah pungut hilang berarti ada sebanyak Rp325 juta hilang. Padahal dana itu kebanyakan untuk membayar pegawai kontrak diluar ASN. Kami di dinas inipun banyak yang bekerja sabtu dan minggu. Kalau lembur memang sudah tidak boleh,” urainya.
Rijalfi menjelaskan, jasa kepelabuhan adalah, retrbusi yang diambil pihaknya atas jasa tambatan kapal laut di perairan Sungai Barito.
Adapun jasa yang diberikan kepada perusahaan yang armadanya menggunakan jalur transportasi sungai, antara lain.
1. memediasi antara masyarakat pemilik dengan kapal milik perusahaan pertambangan yang mau bertambat
2. Pihak Dishub Barut memasang rambu di lokasi tambatt kapal.
3. Ikut mengawasi dan mengatur tambat kapal diperairan Sungai barito.
4. Melakukan registrasi bukti lapor mereka.
Seperti pernah diberitakan, idealnya dalma setahun sebanyak 2.500 unit kapal tongkang bisa ditarik retribusi tambat kapal.
Berdasarkan catatan Dinas Perhubungan Barito Utara, selama 2018 tercatat sebanyak 2.050 melayari Sungai Barito, selama 2019 tercatat 2.129 tongkang, dan sampai Agustus 2020 sebanyak 2.026 tongkang.
“Kalau tongkang dari wilayah Murung Raya, statusnya tambat sementara. Kita kenakan retribusi tambat kapal Rp200 ribu per tongkang. Beda dengan tongkang yang wilayah operasi perusahaannya di Barito Utara,” kata Rijalfi.(*)

![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)


![Twibbon Idul Fitri 1447 H. [kolase Twibbonize]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/tiwbbon-lebaran-360x200.jpg)
![Vidi Aldiano meninggal dunia, pidato Sheila Dara viral: suami saya selamanya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/vidi-aldioano-istri-360x200.jpg)



















