Sampaikan Aspirasi Tapi Dihalang, Karyawan PT TSP Pukuli Bosnya Seorang WNA Asal Korea di Desa Benao

- Jurnalis

Jumat, 10 Maret 2023 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi : Aksi pengeroyokan.

Foto Ilustrasi : Aksi pengeroyokan.

1TULAH.COM, Muara Teweh – Aksi pengeroyokan terhadap warga negara asing (WNA) dilakukan oleh karyawan PT Timur Satria Perkasa (TSP).

Peristiwanya terjadi di Desa Benao Hulu, Kecamatan Lahei Barat, Rabu 8 Maret 2023, sekira pukul 07.30 WIB.

Informasi diperoleh media ini dilapangan, pengeroyokan bermula saat belasan karyawan menyampaikan aspirasi usai apel pagi. Namun karena di halangi oleh managemen. mengamuk dan memukuli sang manager WNA bernama Lee Jung.

Korbannya tidak saja sang manager WNA Lee Jung, tetapi HRD bernama Nelwan juga kena pukul.

Dari video yang beredar di kalangan wartawan, tampak karyawan penuh amarah dan spontan memukuli korban. Beruntung dua korban Lee Jung dan Nelwan berhasil menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam kantor lalu megunci pintu.

Namun pukulan bogem mentah para karyawan sempat mengenai para korban.

Kapolres Barito Utara Gede Pasek Muliadnyana melalui Kasat Reskrim AKP Wahyu Setiya Budiarjo, dikonfirmasi 1tulah.com, membenarkan peristiwa pengeroyokan karyawan PT TSP terhadap korban Lee Jung dan Nelwan.

Baca Juga :  Wabup Felix Kunjungi Nganjuk, Buka Peluang Kerja Sama Penguatan Sektor Pertanian

Tiga pelaku pengeroyokan masing masing, Iwan Purnawirawan (warga Desa Makunjung), Seventri (Desa Teluk Malewai) dan Zepi (Desa Benao Hilir) sudah diamaknakan untuk dimitai keterangan dan dilakukan penyidikan.

Kronologis kejadian kata Kasat Reskrim bermula, saat aple pagi pukul 07.30 WIB. Belasan karyawan sedang menyampaikan aspirasi.

Belum selesai asapirasi disampaikan, managemen justru memotong pembicaraan dengan mengatakan, “asapirasi lagi asapirasi lagi”.

Penyampaian dari pihak managemen itu bukan mendinginkan, namun justru sebaliknya menyulut amarah karyawan yang secara spontan mengejar Lee Jung (WNA asal Korea) lalu mengeroyok dan memukul pada bagian kepala dan leher menggunakan tangan kosong.

“Pihak Polres sudah berusaha untuk melakukan upaya pendekatan kedua belah pihak, dengan mengundang beberapa pihak utk dipertemukan. Akan tetapi pihak korban tidak hadir karena masih trauma atas peristiwa tersebut. Dan dari pihak korban agar perkara tersebut dilanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” terang Kasat Reskrim.

Baca Juga :  LPB Hatapa Perkuat UMKM Binaan Tingkatkan Kualitas Lewat Pelatihan GMP

Dia menambahkan, Kalau dari kepolisian intinya terkait pelaporan adanya pengroyokan. Silahkan sampaikan aspirasi tapi tidak boleh ada kekerasan, ini sifatnya personal terahadap korban.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku diancam pasal 170 KUH Pidana.

Hingga berita ini tayang, ketiga pelaku dan pihak keluarga belum didapat konfirmasinya. Namun media ini tetap berusaha melakukan konfirmasi.

Informasi dari berbagai sumber diperoleh 1tulah.com, karyawan menyampapikan aspirasi karena saat ini banyak tenaga kerja lokal di PHK sepihak perusahaan. Tidak itu saja, kontrak kerja mereka tidak ada surat menyurat.

“Malah baru setelah kejadian ini pihak managemen membuat kontrak kerja,” kata sumber 1tulah.com yang enggan namanya di publikasi.(Deni Hariadi)

Berita Terkait

Bupati Shalahuddin Borong Tiga Penghargaan di Rakorda Bangga Kencana Kalteng
Satresnarkoba Polres Barut Berhasil Amankan Kasus Narkotika di Lanjas
Peringati Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026, Bupati Shalahuddin Tekankan Otonomi Daerah sebagai Kunci Masa Depan Indonesia Emas
LPB Hatapa Perkuat UMKM Binaan Tingkatkan Kualitas Lewat Pelatihan GMP
Bupati Barito Utara Resmi Melepas Peserta Kalimantan Tribute 2026 “Jadikan Perjalanan Penuh Makna”
Pakta Integritas SPMB Tegaskan Komitmen Penerimaan Murid Baru yang Adil dan Transparan di Barito Utara
Wabup Felix Kunjungi Nganjuk, Buka Peluang Kerja Sama Penguatan Sektor Pertanian
Beri Motivasi Jajaran di Dinas Perkimtan, Bupati Shalahuddin: Kalian Ujung Tombak Pembangunan.
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:52 WIB

Bupati Shalahuddin Borong Tiga Penghargaan di Rakorda Bangga Kencana Kalteng

Selasa, 28 April 2026 - 17:24 WIB

Satresnarkoba Polres Barut Berhasil Amankan Kasus Narkotika di Lanjas

Senin, 27 April 2026 - 18:24 WIB

Peringati Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026, Bupati Shalahuddin Tekankan Otonomi Daerah sebagai Kunci Masa Depan Indonesia Emas

Senin, 27 April 2026 - 14:35 WIB

LPB Hatapa Perkuat UMKM Binaan Tingkatkan Kualitas Lewat Pelatihan GMP

Senin, 27 April 2026 - 11:59 WIB

Bupati Barito Utara Resmi Melepas Peserta Kalimantan Tribute 2026 “Jadikan Perjalanan Penuh Makna”

Kamis, 23 April 2026 - 14:51 WIB

Pakta Integritas SPMB Tegaskan Komitmen Penerimaan Murid Baru yang Adil dan Transparan di Barito Utara

Kamis, 23 April 2026 - 14:43 WIB

Wabup Felix Kunjungi Nganjuk, Buka Peluang Kerja Sama Penguatan Sektor Pertanian

Kamis, 23 April 2026 - 11:54 WIB

Beri Motivasi Jajaran di Dinas Perkimtan, Bupati Shalahuddin: Kalian Ujung Tombak Pembangunan.

Berita Terbaru