Tragis, Paman di Sumut Bunuh Ponakan Sendiri, Ini Kronologinya

- Jurnalis

Selasa, 9 Agustus 2022 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ayah korban memperlihatkan foto anaknya berpakaian baju TNI (suara.com)

Ayah korban memperlihatkan foto anaknya berpakaian baju TNI (suara.com)

1tulah.com – Siswa SD berinisial SRB di Jalan Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Sumatera Utara (Sumut) Selasa (9/8/2022) harus merenggang nyawa di tangan paman sendiri.

Sang paman berinisial R (32) tega bunuh ponakannya sendiri.

Peristiwanya, ketika itu siswa malang itu dibunuh, saat sedang belajar menimba ilmu di sekolah. Pamannya berinisial R (32) datang dan menikam korban hingga tewas.

Suasana duka menyelimuti rumah duka. Isak tangis terdengar dari dalam rumah orang tua siswa SD kelas IV yang menjadi korban pembunuhan.

Keluarga tak menyangka sosok bocah yang dikenal periang ini, meninggal dunia dengan cara amat tragis.

Kakak korban, Nadia (24) mengatakan, almarhum dikenal berprestasi di sekolahnya. Meski ibunya sedang berada di Malaysia, tidak membuat korban patah semangat.

Baca Juga :  Usut Pungli Rp150 Ribu dan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar Turunkan Tim Khusus

“Dia pintar mengaji, pintar menyanyi. Dia rajin belajar, pulang sekolah ada ngaji sama les lagi,” katanya dilansir dari SuaraSumut.id-jaringan suara.com.

Sesaat sebelum maut menjemput SRB, Nadia berujar adiknya tampak malas pergi sekolah dan menelpon ibunya di Malaysia, agar kembali ke rumahnya.

“Pas kejadian dia gak mau pergi sekolah,” katanya.

Ayah korban bernama Sukoni (47) mengatakan, anak bungsunya semangat belajar di sekolah dan tempatnya mengaji.

Putranya itu bercita-cita ingin menjadi TNI AD. Di dinding ruang tamu rumah, terpajang foto almarhum memakai seragam TNI cilik lengkap dengan senjata api main-mainan.

Sang ayah lalu beringsut ke arah dinding. Ia menggapai foto berukuran jumbo yang telah dibingkai putih. Sembari memegang foto, Sukoni lalu mendekat ke jenazah anaknya.

Baca Juga :  Angka Kemiskinan Kalteng Capai 5,09 Persen, DPRD Minta APBD 2027 Fokus Pengentasan dan Tepat Sasaran

“Dia memang cita-citanya menjadi Tentara,” tangis Sukoni.

“Pelakunya masih famili, ada gangguan dia, tapi bukan gangguan jiwa lis merah,” katanya.

Ia mengatakan, diduga ada persoalan keluarga yang membuat pelaku sakit hati dan menjadikan anaknya sasaran pelampiasan. Namun demikian, Sukoni tidak menjelaskan persoalan keluarga secara terperinci.

“Jadi ada dia mau tunangan, jadi terhentak (terhalang) sama orang tuanya,” katanya.

Keluarga korban berharap agar polisi segera menangkap pelaku dan dihukum seberat-beratnya.

“Nyawa balas nyawa, kalau dalam agama mencuri dipotong tangannya,” harapnya.

Jenazah korban rencananya akan dikebumikan pada sore ini setelah salat Ashar. “Dikebumikan dekat sini juga,” katanya.

Sumber : suara.com

 

Berita Terkait

Resmi Dilantik, Kapolri Suyudi Ario Seto Fokus Konsolidasi Internal dan Dekat dengan Masyarakat
Bukan Cuma Pidana, Perusahaan Karhutla Kini Wajib Tanggung Biaya Pemulihan Lahan
Kebakaran SMA Negeri 1 Sungai Babuat Diduga Akibat Korsleting listrik, Begini Kronologinya
Polisi Tetapkan Tersangka dan Tahan Nahkoda KM Virgo Transport 8, Keterlibatan Pemilik Kapal Kini Didalami!
Sidak Pasar Buntok, DKUKMPP Barsel Temukan Dua Merek Beras Diduga Tak Memenuhi Standar
DPRD Kalteng Tetapkan Renja 2027 dan Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna ke-8
Jadwal Lengkap MotoGP Jepang 2026: Sengitnya Rivalitas Jorge Martin dan Marc Marquez di Motegi
Angka Kemiskinan Kalteng Capai 5,09 Persen, DPRD Minta APBD 2027 Fokus Pengentasan dan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Resmi Dilantik, Kapolri Suyudi Ario Seto Fokus Konsolidasi Internal dan Dekat dengan Masyarakat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Bukan Cuma Pidana, Perusahaan Karhutla Kini Wajib Tanggung Biaya Pemulihan Lahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:04 WIB

Kebakaran SMA Negeri 1 Sungai Babuat Diduga Akibat Korsleting listrik, Begini Kronologinya

Rabu, 30 September 2026 - 16:04 WIB

Sidak Pasar Buntok, DKUKMPP Barsel Temukan Dua Merek Beras Diduga Tak Memenuhi Standar

Rabu, 30 September 2026 - 14:05 WIB

DPRD Kalteng Tetapkan Renja 2027 dan Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna ke-8

Rabu, 30 September 2026 - 12:30 WIB

Jadwal Lengkap MotoGP Jepang 2026: Sengitnya Rivalitas Jorge Martin dan Marc Marquez di Motegi

Rabu, 30 September 2026 - 04:37 WIB

Angka Kemiskinan Kalteng Capai 5,09 Persen, DPRD Minta APBD 2027 Fokus Pengentasan dan Tepat Sasaran

Selasa, 29 September 2026 - 15:54 WIB

SiLPA Anjlok Jadi Rp10 Miliar, Struktur Belanja APBD Perubahan Barito Selatan Dipangkas Rp200 M

Berita Terbaru