Heriyus: Perubahan Perda Perangkat Daerah Wujudkan Birokrasi yang Efektif dan Akuntabel

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2016 dalam Rapat Paripurna ke-8 Masa Sidang II Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Murung Raya, Kamis (30/7/2026).

Rapat menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2016 dalam Rapat Paripurna ke-8 Masa Sidang II Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Murung Raya, Kamis (30/7/2026).

1tulah.com, Puruk Cahu – Bupati Murung Raya, Heriyus, menegaskan bahwa perubahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah merupakan langkah strategis untuk mewujudkan birokrasi yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan usai DPRD Kabupaten Murung Raya bersama Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2016 dalam Rapat Paripurna ke-8 Masa Sidang II Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Murung Raya, Kamis (30/7/2026).

Heriyus menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas sinergi serta komitmen yang telah dibangun selama proses pembahasan hingga tercapainya persetujuan bersama terhadap Raperda tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Murung Raya, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD yang telah bersama-sama membahas Raperda ini hingga mencapai persetujuan bersama. Sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif menjadi modal penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI

Menurut Heriyus, perubahan Perda Nomor 9 Tahun 2016 merupakan tindak lanjut atas perkembangan kebijakan nasional mengenai kelembagaan perangkat daerah. Penyesuaian tersebut diperlukan agar struktur organisasi pemerintah daerah semakin adaptif terhadap kebutuhan pembangunan, tantangan pelayanan publik, serta dinamika regulasi yang terus berkembang.

Ia menambahkan, perubahan susunan perangkat daerah tidak hanya bertujuan memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga memperkuat efektivitas organisasi sehingga setiap perangkat daerah mampu menjalankan fungsi dan kewenangannya secara optimal. “Melalui penataan kelembagaan ini, kita ingin menghadirkan birokrasi yang lebih efektif, efisien, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, pelayanan publik dapat terus ditingkatkan sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Murung Raya,” kata Heriyus.

Baca Juga :  Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN

Raperda yang telah disetujui bersama tersebut selanjutnya akan diproses sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan hingga ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Murung Raya. Salah satu substansi penting dalam perubahan ini adalah penguatan kedudukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar pelaksanaan tugas penanggulangan bencana, koordinasi lintas sektor, serta pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Heriyus berharap implementasi Perda yang baru nantinya mampu memperkuat tata kelola pemerintahan daerah, meningkatkan kinerja perangkat daerah, serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang semakin profesional, cepat, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Sur)

Berita Terkait

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia
KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara
Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG
Pemprov Kalteng Salurkan 1.500 Paket Bantuan Pangan dan Layanan Kesehatan di Lamandau
Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid
Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Karhutla Kalteng Catat 8.048 Titik Panas, 16.387 Personel Gabungan Dikerahkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Bupati Heriyus Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan TNI

Berita Terbaru