Rakor Bersama Mendagri, Pemkab Mura Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Mura Rakor Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (15/6/2026).

Pemkab Mura Rakor Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (15/6/2026).

1tulah.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (15/6/2026).

Rakor yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, tersebut diikuti pemerintah daerah dari seluruh Indonesia. Dari Kabupaten Murung Raya, kegiatan diikuti Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam (Eko SDA) Setda Murung Raya, Cahaya Rinae, bersama jajaran terkait dari ruang Zoom Meeting Bagian Eko SDA Setda Mura.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, ketersediaan data yang akurat merupakan fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Baca Juga :  Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Ia menegaskan bahwa kualitas data akan sangat menentukan efektivitas program pembangunan serta manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data yang valid dan berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan nasional maupun daerah.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mendapat dukungan melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 500.2/3811/SJ tanggal 24 April 2026. Pemerintah daerah diminta melakukan pembinaan, pengawasan, sosialisasi, serta mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam proses pendataan.

Selain membahas persiapan Sensus Ekonomi, rakor juga mengulas perkembangan inflasi nasional. Berdasarkan paparan, inflasi tahunan pada Mei 2026 tercatat sebesar 3,08 persen, sedangkan inflasi bulanan mencapai 0,28 persen.

Baca Juga :  Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Mendagri mengimbau, seluruh pemerintah daerah agar terus memperkuat langkah-langkah pengendalian inflasi guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta mempertahankan daya beli masyarakat.

Ia juga menilai, momentum penyelenggaraan Piala Dunia dapat dimanfaatkan pemerintah daerah sebagai sarana menggerakkan perekonomian masyarakat. Menurutnya, kegiatan nonton bareng tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga dapat membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM melalui penjualan makanan, minuman, atribut, dan berbagai produk pendukung lainnya.

Melalui keikutsertaan dalam rakor tersebut, Pemkab Murung Raya menegaskan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sekaligus memperkuat sinergi dalam pengendalian inflasi demi menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Sur)

Berita Terkait

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana
MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK
Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun “Singa Podium” Meninggal Dunia
Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Lintas Sektor: WALHI Tegaskan Perusahaan Konsesi Tak Boleh Lepas Tangan
HUT ke-75 Presiden Prabowo Subianto: Ucapan Berkelas Istri Gubernur Kaltim & Kalteng Disorot, Unggahan Setkab Banjir Sindiran
KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan
Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun “Singa Podium” Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Lintas Sektor: WALHI Tegaskan Perusahaan Konsesi Tak Boleh Lepas Tangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:16 WIB

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Bupati Shalahuddin dan Wabup Felix Kunjungi Montallat, Pantau Infrastruktur serta Salurkan Bantuan

Berita Terbaru