Momentum Hardiknas 2026: Transformasi Pendidikan dan Kepedulian Lingkungan Ditekankan di Kalteng

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upacara peringatan Hardiknas 2026, Hari Bumi, dan Hari Otonomi Daerah di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah sebagai momentum penguatan transformasi pendidikan berkelanjutan. (2/5/26)

Upacara peringatan Hardiknas 2026, Hari Bumi, dan Hari Otonomi Daerah di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah sebagai momentum penguatan transformasi pendidikan berkelanjutan. (2/5/26)

1tulah.com, PALANGKA RAYA – Upacara gabungan memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Hari Bumi ke-56, dan Hari Otonomi Daerah ke-30 berlangsung khidmat di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Sabtu (2 Mei 2026).

Peringatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat arah transformasi pendidikan nasional yang berkelanjutan, sekaligus menegaskan keterkaitan erat antara sektor pendidikan, lingkungan hidup, dan tata kelola pemerintahan daerah.

Sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Muti, disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk meneguhkan arah transformasi pendidikan Indonesia.

“Peringatan Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk meneguhkan arah transformasi pendidikan Indonesia yang lebih berani dan berkelanjutan,” ujar Fajar Riza Ul Haq membacakan sambutan Menteri.

Momentum peringatan tahun ini dinilai semakin bermakna karena bertepatan dengan peringatan Hari Bumi dan Hari Otonomi Daerah. Ketiganya menjadi simpul kesadaran yang saling terhubung antara pendidikan, keberlanjutan lingkungan, dan tata kelola daerah sebagai fondasi masa depan bangsa.

Baca Juga :  Hari Santri 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Doa dan Bantuan untuk Penanganan Karhutla

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia, tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pengembangan karakter, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik.

Sejalan dengan arah pembangunan nasional, transformasi pendidikan difokuskan pada penguatan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, tangguh, dan berdaya saing global melalui pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning).

Dalam 18 bulan terakhir, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah melaksanakan berbagai langkah strategis, termasuk revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran yang menjangkau puluhan ribu sekolah. Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Selain itu, guru ditempatkan sebagai agen utama perubahan melalui peningkatan kualifikasi, pelatihan berkelanjutan, serta perbaikan kesejahteraan sebagai investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas pendidikan.

Penguatan karakter peserta didik juga menjadi perhatian melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, sehat, bersih, dan nyaman sebagai ruang tumbuh yang optimal bagi siswa.

Baca Juga :  Karhutla Kalteng Capai 85 Kejadian, 16.387 Personel Gabungan Disiagakan

Dalam konteks peringatan Hari Bumi, pendidikan diharapkan mampu menjawab tantangan global seperti perubahan iklim dan degradasi lingkungan. Tema “Kekuatan Kita, Planet Kita” menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan bumi.

“Pendidikan, keberlanjutan lingkungan, dan otonomi daerah harus berjalan dalam satu tarikan napas untuk membangun Indonesia yang cerdas, hijau, dan berkeadilan,” tegas Fajar.

Momentum Hari Otonomi Daerah juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, meskipun masih dihadapkan pada tantangan ketimpangan kapasitas dan disparitas mutu antarwilayah.

Khusus bagi Kalimantan Tengah, pendidikan memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan kearifan lokal dengan tantangan global, sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem lingkungan.

Mengakhiri sambutan, ditegaskan bahwa keberhasilan transformasi pendidikan sangat bergantung pada perubahan pola pikir, mental yang tangguh, serta komitmen bersama seluruh elemen bangsa.(*)

Penulis : Hewu

Berita Terkait

Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama
Karhutla Kalteng Capai 85 Kejadian, 16.387 Personel Gabungan Disiagakan
Hari Santri 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Doa dan Bantuan untuk Penanganan Karhutla
Pemprov Kalteng Perkuat Koordinasi Jaga Harga Pangan dan Daya Beli Masyarakat
Pemprov Kalteng Salurkan 10 Juta Liter Air Bersih untuk Bantu Warga Terdampak Karhutla
Pemprov Kalteng Salurkan 1.000 Paket Bantuan Pangan dan BLT KHBS bagi Warga Pulang Pisau
Pemprov Kalteng Salurkan 1.000 Paket Bantuan Pangan dan BLT KHBS bagi Warga Terdampak Karhutla di Pulang Pisau

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Menkes dan Gubernur Kalteng Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan dan Hadapi Karhutla Bersama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Karhutla Kalteng Capai 85 Kejadian, 16.387 Personel Gabungan Disiagakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Hari Santri 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Doa dan Bantuan untuk Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Koordinasi Jaga Harga Pangan dan Daya Beli Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan 10 Juta Liter Air Bersih untuk Bantu Warga Terdampak Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan 1.000 Paket Bantuan Pangan dan BLT KHBS bagi Warga Pulang Pisau

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan 1.000 Paket Bantuan Pangan dan BLT KHBS bagi Warga Terdampak Karhutla di Pulang Pisau

Berita Terbaru